Headline News

Para Ilmuan dan Peneliti di Fasilitas Nuklir Milik Israel Mogok

Senin, 14 Agustus 2017 – 09.05 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEL AVIV – Israel telah menyetujui langkah-langkah untuk meluncurkan peraturan darurat melawan karyawan yang mogok di fasilitas Negev Nuclear di Dimona. Selama beberapa bulan terakhir, para ilmuwan dan peneliti di fasilitas tersebut melakukan mogok kerja sambil menuntut kenaikan upah. (Baca: Kenapa Kesepakatan Nuklir Iran meresahkan Zionis-Israel dan Netanyahu?)

Rezim Tel Aviv menyetujui sebuah permintaan dari kepala Komisi Energi Atom Israel, Ze’ev Snir, yang memungkinkan penerbitan perintah penahanan terhadap karyawan yang mogok, Haaretz melaporkan pada Minggu (13/08/2017).

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Perdana Menteri Israel Netanyahu, pemogokan tersebut “mengganggu aktivitas yang penting bagi Israel” dan keputusan untuk mengeluarkan perintah tersebut muncul setelah “risiko langsung” pada produksi di fasilitas tersebut.

Saat mengeluarkan permintaannya, Snir mengklaim bahwa semua pekerja yang mogok itu adalah profesional yang berdedikasi dalam pekerjaannya, sangat penting bagi rezim Tel Aviv, namun permintaan mereka untuk kenaikan gaji tidak dapat dibenarkan. (Baca: Takut Rudal Iran, Israel Curhat ke PBB)

Kegiatan nuklir Israel ditemukan saat whistle-blower Mordechai Vanunu, yang awalnya seorang teknisi di fasilitas nuklir Dimona, memberikan banyak bukti mengenai program nuklir rezim tersebut ke Sunday Times Inggris pada tahun 1986.

Dipercaya bahwa fasilitas nuklir Dimona adalah rumah bagi senjata nuklir Israel. Israel tidak pernah mengizinkan dilakukannya inspeksi terhadap fasilitas nuklirnya dan terus menentang seruan internasional untuk bergabung dalam Perjanjian Nulir Non-Proliferasi.

Sebuah laporan baru-baru ini di Buletin Ilmuwan Atom menegaskan bahwa Israel memiliki setidaknya 80 hulu ledak nuklir operatif dan memiliki cukup bahan untuk menghasilkan hingga 190 lainnya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: