Headline News

Pangeran Kontroversial dan Adik Raja Salman Meninggal Dunia

Kamis, 04 Mei 2017 – 12.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Saudara Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Pangeran Mishaal, yang menjabat sebagai kepala dewan suksesi negara, meninggal dunia. (Baca: Pesta Mewah Pangeran Saudi dengan Para Model dan Artis di New York)

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kerajaan Saudi, pangeran berusia 93 tahun itu meninggal pada hari Rabu. Dia adalah putra ketiga dan anggota senior Raja Abdul Aziz Al Saud, Dia adalah saudara laki-laki almarhum Pangeran Mansour, Pangeran Mutaib dan Putri Qumash yang meninggal pada tanggal 26 September 2011. Ibu mereka adalah orang Lebanon, Shahida, (wafat tahun 1938), Yang kabarnya menjadi istri favorit Raja Abdulaziz. (Baca: Pangeran Turki Bin Bandar Buka-Bukaan Soal Raja Salman dan Para Pangeran Saudi)

Karir Politik

Mishaal bin Abdulaziz Al Saud pernah duduk di kabinet dalam beberapa jabatan yang berbeda pada tahun 1950-an. Pangeran Mishaal juga pernah menjabat sebagai menteri pertahanan dari 12 Mei 1951 sampai 1953.

Mishaal menggantikan saudaranya Pangeran Mansour sebagai menteri pertahanan saat dia meninggal pada tahun 1951. Sampai saat itu, Mishaal menjabat sebagai wakil menteri pertahanan.

Setelah menjadi menteri, adik laki-lakinya yang bernama Pangeran Mutaib diangkat sebagai wakilnya. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Provinsi Makkah dari tahun 1963 sampai 1971.

Pangeran Mishaal diangkat sebagai ketua Dewan Suksesi Kerajaan pada tanggal 10 Desember 2007. Peran ini dianggap sebagai posisi yang sangat strategis dalam mengamankan kekuasaan hingga menjadikannya sebagai salah satu pangeran yang paling makmur di keluarga kerajaan Al Saud.

Pangeran Mishaal adalah sosok yang melantik putra dan cucu almarhum Raja Abdulaziz, sebagai raja atau putra mahkota. Kebijakannya juga tak jarang menimbulkan kontroversial dan kegaduhan di kerajaan. (Baca: Ini Bukti 5 Aib Para Pangeran Kerajaan Saudi Terungkap Media)

Bisnis Pangeran Mishaal

Pangeran Mishaal bin Abdulaziz adalah seorang pengusaha terkemuka, dengan investasi besar di bidang real estat, asuransi, utilitas listrik, perdagangan minyak dan pembuatan semen.

Dia adalah pendiri Al Shoula Group, yang merupakan investor utama dalam perkembangan real estat di seluruh Timur Tengah yang bermitra dengan investor seperti Emaar Group Dubai, Perusahaan Investasi Bayt Al Mal Kuwait, dan Kelompok Tameer keluarga Al Rajhi. Anak perusahaan Al Shoula yang sepenuhnya dimiliki, Dhahran Global, yang bergerak dalam bidang minyak dan petrokimia, termasuk pengembangan pipa, produksi minyak dan gas, layanan ladang minyak dan perdagangan produk internasional. CEO Al Shoula Group adalah anaknya Pangeran Abdulaziz. Pangeran Mishaal juga ketua dewan perusahaan Semen Yanbu, yang didirikan pada tahun 1976. (SFA)

Sumber: Arabroyalfamily & PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: