Headline News

Operasi Sapu Bersih Suriah di Dara’a dan Quneitra Buat Teroris Panik

Teroris di Dara'a Panik

SURIAH – Para teroris di Quneitra dan Dara’a mengkhawatirkan operasi militer yang akan segera berlangsung di wilayah itu, sumber-sumber lokal mengatakan pada hari Kamis, dan menambahkan bahwa gelombang baru ketidakamanan telah menyebar di wilayah yang diduduki oleh militan, seperti dilansir FNA (31/05).

Baca: Tentara Israel Serang Markas Tentara Suriah di Quneitra

Empat teroris tewas dan sejumlah lainnya terluka setelah sebuah bom diledakkan di mobil yang membawa Jeish al-Ababil yang berafiliasi dengan FSA dekat markas Front Ansar al-Islam, di desa Bariqeh di Quneitra.

Sumber-sumber lokal di Quneitra melaporkan bahwa pengiriman pasukan dan perlengkapan militer Suriah ke wilayah itu telah menimbulkan ketakutan di antara para teroris, dan menambahkan bahwa mereka saling menuduh pengkhianatan dan berusaha melarikan diri ke daerah-daerah yang dipimpin tentara untuk menerima amnesti dari pemerintah. Sejumlah pasukan FSA telah menyerahkan diri kepada pasukan Suriah dalam seminggu terakhir.

Baca: AS Tiba-tiba Tegas Ancam Assad Ketika Tentara Suriah Akan Rebut Dara’a dari Militan

Sementara itu, observatorium Suriah untuk hak asasi manusia melaporkan bahwa 13 orang telah tewas dalam operasi pembunuhan di Dara’a setelah meningkatnya ketegangan dan ketidakamanan di Suriah Selatan, dan ultimatum pemerintah tertanggal 25 Mei kepada militan untuk meninggalkan wilayah tersebut.

Tentara Suriah mengirim lebih banyak pasukan dan peralatan militer ke provinsi Quneitra pada Rabu, untuk membuka jalan bagi operasi anti-terorisme yang akan segera berlangsung di bagian selatan negara itu.

Tentara mengirim sejumlah besar pasukan dari Divisi Keempat dan Pasukan Penjaga Presiden bersama dengan sejumlah besar peralatan militer ke wilayah Hadhar di Quneitra.

Tentara sedang mempersiapkan peluncuran operasi berskala besar di Suriah Selatan jika pembicaraan rekonsiliasi dengan militan gagal. Operasi militer diharapkan akan diluncurkan di Quneitra Utara dan kemudian berlanjut di provinsi Dara’a.

Baca: Pasca Ghouta Timur, Suriah-Rusia Bebaskan Dara’a dari Teroris

Kelompok teroris di provinsi Selatan Dara’a dan Quneitra membentuk koalisi baru pada hari Minggu di tengah kesiapan tentara Suriah untuk meluncurkan operasi besar-besaran yang akan segera berakhir untuk mengakhiri militansi di bagian selatan negara itu.

Sementara itu, tentara mengeluarkan peringatan terakhir kepada para teroris, menyerukan kepada mereka untuk meletakkan senjata dan bergabung dengan rencana rekonsiliasi.

Sumber lapangan, melaporkan bahwa beberapa kelompok teroris, termasuk Ahrar al-Nowa, Shahid Jamil Abu al-Zein, al-Maqawir al-Khasa dan Abna al-Joulan memulai membentuk koalisi baru bernama Jeisha al-Anqaz untuk menghadapi operasi yang akan datang. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Teroris Bunuh 20 Anggota Komite Perdamaian | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Suriah Siap Lakukan Serangan di Kota Dara'a | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: