Internasional

Operasi Pembebasan Mosul Berubah

Sabtu, 03 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL – Pasukan Irak terus membersihkan wilayah-wilayah yang telah dibebaskan dari cengkeraman teroris ISIS di kota Mosul dan juga dari sisa-sisa bahan-bahan peledak yang tersebar di wilayah tersebut.

Sementara itu, para pemimpin lapangan Irak mengumumkan perubahan rencana pertempuran untuk mendapatkan kembali kota Mosul dari kendali dan penguasaan organisasi ISIS, tanpa mengungkapkan rincian rencana ini. Komandan operasi “Qodimun Ya Nineveh”, yang bertanggung jawab atas pemebebasan Mosul, kelompok Abdul Amir Yaarallah, mengatakan bahwa “pasukan gabungan telah merubah rencana operasi militer yang diterapkan untuk membebaskan kota Mosul”. Dia menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa perubahan rencana militer ini akan berlangsung di sisi timur Sungai Tigris. Bersamaan dengan itu, sebuah sumber di komando tentara dalam operasi pembebasan Mosul mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa “unit militer Irak telah bergerak  secara perlahan di sisi timur dari Mosul karena perlawanan dari organisasi ISIS dan bersembunyinya anggota-anggota ISIS di antara warga sipil”, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (02/12). (Baca: ISIS Paksa Warga Mosul Bergabung Dengan Cara Putus Pasokan Air Minum)

Sumber tersebut mempertimbangkan untuk menarik unit militer dari wilayah-wilayah lain, dan menyebarkan pasukan di wilayah timur Mosul, serta meminta bantuan pada unit komando sembilan  tentara Irak. Sumber ini menjelaskan bahwa peperangan yang dihadapi semakin sulit di mana pasukan Irk telah bergerak maju ke dalam wilayah Mosul. Berkaitan dengan hal ini, Kementerian Pertahanan Irak mengatakan bahwa komando sembilan tentara Irak terus membersihkan wilayah yang telah dikuasai di timur Mosul. Ia menegaskan dalam sebuah pernyataan bahwa tentara Irak telah mencapai pinggiran distrik as-Sihah untuk membebaskannya dari kendali dan penguasaan ISIS. (Baca: Pasukan Irak Bersihkan Seluruh Wilayah Selatan Mosul dari ISIS)

Kementerian Pertahanan pemerintah Irak juga menjelaskan bahwa unit militernya berusaha untuk menghancurkan peralatan-peralatan militer milik ISIS yang telah menghambat kemajuan pasukan Irak, seperti senapan, bom mobil dan bom rakitan. Ia juga menjelaskan bahwa “pasukan Irak telah memindahkan sejumlah besar warga sipil, untuk menegah penggunaan mereka sebagai perisai manusia oleh ISIS”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: