Headline News

Operasi Kotor Saudi, Qatar dan Turki di Balik Aksi Terorisme Dunia

Jum’at, 14 April 2017 – 14.28 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YERUSSALEM – Surat kabar Yerusalem al-Manar mengungkapkan bahwa ruang operasi teroris besar dan rahasia telah dibangun di Doha, Riyadh dan Ankara mereka memiliki cabang di beberapa negara di wilayah kawasan dan arena internasional, dan ruang operasi ini diwakili oleh badan intelijen multinasional termasuk Israel dan Amerika Serikat mengetahui dengan baik ruang operasi ini dan merestuinya serta mengetahui tindakan sabotase dan terorisme di berbagai wilayah yang digagas dalam ruang operasi teroris ini. (Baca: Israel, Saudi, Turki, Yordania Kompak Bantu Suplai Senjata Teroris Suriah)

Surat kabar ini menambahkan dengan mengutip laporan intelijen yang dibenarkan oleh kalangan diplomatik bahwa ruang operasi teroris ini mengelola jaringan teroris di beberapa negara yang menargetkan sejumlah wilayah, menghancurkannya serta mengacaukan stabilitasnya.

Beberapa sumber yang diperoleh menunjukkan bahwa sejumlah duta besar dan staf representatif Turki, Arab Saudi dan Qatar di beberapa negara memiliki hubungan dengan pendanaan kelompok-kelompok teroris dan memberikan instruksi khusus untuk melakukan serangan bom di beberapa negara yang dipilih dari masing-masing negara.

Sumber-sumber itu juga menyebutkan bahwa ratusan tentara bayaran telah direkrut dan dilatih baru-baru ini dan dikirim ke beberapa daerah yang berbeda sambil menunggu perintah untuk melakukan kejahatan pembunuhan dan pemboman. Dan pemboman yang terjadi di gereja-gereja di Mesir dan beberapa negara di Afrika utara dan bahkan negara-negara Eropa adalah adalah rangkaian serangan teroris yang dirancang oleh ruang operasi teroris ini. (Baca: Koalisi Maut, Saudi-Turki Amankan ISIS di Suriah dan Ingin Hancurkan Mesir)

Anggota-anggota teroris ini bergabung dengan kelompok-kelompok yang diketahui nama-namanya, afiliasi dan pendanaannya dan kelompok-kelompok teroris yang berada diluar pengelolaan pendanaan tiga negara ini bersaing dengan kelompok-kelompok teroris lain dalam melakukan aksi terorisme, seperti dilansir Mepanorma (13/04).

Sumber tersebut mengkonfirmasi bahwa ruang operasi teroris yang berada di ibukota Qatar terletak di gedung yang dikelilingi penjaga di pinggiran Doha dan setiap sisinya dikelilingi dinding dan kawat berduri dan berada dekat landasan pacu untuk helikopter. Dan dalam keanggotaan ruang operasi ini terdapat penasehat militer dari Perancis, Israel, Turki, Arab Saudi, dan negara-negara Arab lainnya dan juga pengawas yang memiliki hubungan dengan Amiri Palace, dan gubernur pribadi yang memiliki hubungan untuk memilih negara yang ditargetkan dan sasaran pengeboman. (Baca: Intelijen Bongkar Gerak-gerik Jahat Saudi di Mesir)

Namun ruang operasi ini tidak terkait dengan ruang operasi teroris di Amman maupun ruang operasi di Turki karena ruang operasi ini sedang menjalankan kepentingan khusus penguasa Turki dan pemimpin Qatar serta Wahhabi Saudi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: