Fokus

Netizen: Aku Tak Rela Nabiku Dihina dan Dilecehkan oleh Ustadz Abdul Somad

#UASNistakanNabi

Kamis, 11 Januari 2018 – 07.16 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kita sering mendengar istilah Rahmatan Lil Alamin. Kita juga sering melihat para penceramah membawakan tema tentang Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin. Bahkan kita juga sering membaca ayat Al-Qur’an tentang diutusnya Rasulullah sebagai Rahmatan Lil Alamin.

Jika kita telah melihat rahmat dan kasih sayang Allah yang begitu besar. Rahmat yang meliputi segala sesuatu. Lalu, siapakah yang akan menjadi Simbol Rahmat Allah di Alam ini? Siapakah yang akan menjadi Sentral Rahmat Allah yang hanya dengan melaluinya rahmat itu akan sampai pada makhluk yang lain? Siapakah Ciptaan Teragung yang dengannya Allah taburkan ke-luasan rahmat-Nya?. Beliau adalah Nabi Muhammad SAW.

Baca: Ceramah Blunder Ustad Abdul Somad yang Hina dan Lecehkan Nabi Muhammad

Beberapa hari ini di jagat maya heboh terkait ceramah salah satu ustadz yang tidak menghormati dan bahkan terindikasi menghina dan melecehkan nabi, bahkan para penggemarnya membelanya, padahal jelas sekali kalau ustadz ini sangat melenceng sekali penjelasannya tapi kenapa harus dibela dan di diamkan.

Pegiat media sosial (Medsos) Yusuf Muhammad dalam akun facebooknya angkat suara “Aku tidak rela Nabiku dihina dan dilecehkan oleh ustadz  Abdul Somad’, berikut ulasannya:

Ketika aku membela Nabiku karena jelas telah dihina dan direndahkan oleh Ustadz Abdul Somad saat acara Muktamar HTI di Riau, aku justru malah dituduh oleh penggila UAS telah menjelekkan dan memfitnahnya.

Emang mana kalimat yang memfitnah? Mana kalimat yang menjelekkan?

Kurang jelas apa video ucapan UAS yang telah merendahkan Nabi Muhammad SAW? Kurang jelas apa video UAS yang telah menghina Nabi Muhammad SAW? Kurang jelaskah kesombongan UAS yang berulang kali ditampakkan?

Baca: WOW! Surat Kritik Terbuka Yusuf Muhammad Kepada Ustadz Abdul Somad

Jika benar aku telah menjelekkan dan memfinah UAS, maka aku akan sangat bersedia untuk meminta maaf kepadanya. Bahkan untuk mencium kakinya pun aku rela, asalkan UAS mau meminta maaf atas ucapannya yang telah merendahkan Rasulullah SAW. Aku tidak rela Nabiku direndahkan dan dihinakan seperti itu.

Kok bisa aku membela Rasulullah SAW dan mengingatkan UAS malah dituduh oleh pendukung menyerang sesama muslim dan mengadu domba.

Bahkan demi membela UAS, pendukungnya malah menyuruh saya untuk menyerang fitnah dari kaum kafir di Indonesia. Bukannya menuntut UAS meminta maaf malah membabi buta menyuruh kaum kafir di Indonesia diserang. Siapapun yang memfitnah itu ya harus dilawan, bukan hanya dari kaum ini itu. Paham?

Baca: Netizen NU Jawab Klarifikasi Congkak Ustadz Abdul Somad Hina dan Lecehakan Nabi

Apa susahnya sih UAS meminta maaf atas ucapannya? Apa UAS gak bisa salah? Semulia itukah UAS dibanding Nabi Muhammad SAW hingga dia enggan untuk meminta maaf?

Wahai pendukung UAS, emang siapa yang akan menangisi dan memberi kalian syafa’at nanti di Padang Mahsyar? Bukankah Rasulullah SAW? Kalian pikir UAS akan menolong kalian? Kalian pikir UAS akan menangisi kalian? Tidak! karena dia akan sibuk memikirkan dirinya sendiri.

Beruntung UAS hidup di zaman sekarang, coba kalau hidup di zaman khalifah Umar Bin Khatab, entah jadi apa dia kalau berani berucap yang merendahkan dan menghina Nabi. Jangan hanya demi memuaskan nafsu politik HTI lantas kau tega merendahkan Nabi. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Oguds

    January 11, 2018 at 1:27 pm

    Ayo Somad, kamu pasti bisa, jangankan menghina nabi, bila perlu quran dan hadist kamu injak2 biar puas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: