Headline News

Netanyahu: Israel Akan Serang Iran di Suriah

Netanyahu Serang Iran di Suriah

WASHINGTON – Israel secara terus menerus menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah menerima kehadiran militer Iran di Suriah, sementara Teheran bersikeras bahwa mereka hanya memiliki penasihat militer di negara itu, seperti dilansir SputnikNews (30/05).

Baca: Lagi, Netanyahu Ketakutan Keberadaan Militer Iran di Suriah

“Kami akan terus bertindak terhadap niat (Iran) untuk membangun kehadiran militer di Suriah, tidak hanya di seberang Dataran Tinggi Golan tetapi wilayah manapun di Suriah,” kata Netanyahu.

Minggu depan Perdana Menteri Israel akan menuju Jerman, Prancis, dan Inggris untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin negara-negara ini. “Saya akan menyajikan mereka dengan perkembangan strategis terbaru di kawasan kami, yang terkait dengan upaya untuk menghentikan agresi Iran di Suriah dan di tempat lain,” kata Netanyahu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, berbicara tentang Suriah di Primakov Readings pada hari sebelumnya, menyerukan penarikan semua pasukan non-Suriah dari zona de-eskalasi barat daya negara itu, yang berbatasan dengan Israel, sesegera mungkin.

Baca: Iran: Jika Israel Kembali Serang Suriah, Kami Akan Balas Lebih Kuat

Sebelumnya pada bulan Mei, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman meminta Presiden Suriah Bashar Assad untuk menghapus pasukan Iran dari wilayah negaranya, dengan alasan bahwa mereka tidak beroperasi dalam kepentingan Suriah dan hanya semakin memperumit situasi di negara itu.

Tentara Israel mengemudikan tank Merkava dan Namer Armored Person Carrier (APC) selama hari terakhir latihan militer di bagian utara Dataran Tinggi Golon yang dicaplok Israel pada 13 September 2017.

Ketegangan antara Israel dan Iran telah berjalan tinggi baru-baru ini, dengan episode terbaru serangan Israel di pinggiran Damaskus yang menargetkan depot, yang menurut Tel Aviv milik Pengawal Revolusi Iran.

Baca: Erdogan: Serangan Israel ke Suriah Upaya Tel Aviv Bawa Timteng ke dalam Perang Besar

Israel telah menyatakan keprihatinan atas dugaan upaya Iran untuk membangun kehadiran militer permanen di Suriah dan dengan demikian memperluas pengaruh di seluruh wilayah. Namun, Teheran membantah klaim tersebut, dan menyatakan bahwa negaranya hanya mengirim penasihat militer untuk melatih pasukan yang setia kepada Damaskus sejak Iran mendukung Presiden Suriah Bashar Assad dalam perjuangannya melawan kelompok-kelompok teroris di negara itu. Namun demikian, Israel terus melihat aktivitas Iran sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya. (SFA)

4 Comments

4 Comments

  1. Pingback: Walid: Kehadiran Militer Iran di Suriah Sah | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Mendadak Netanyahu Temui Raja Abdullah Amman | SALAFY NEWS

  3. Pingback: PM Israel: Iran Agar Tak Tutup Bab Al-Mandeb | SALAFY NEWS

  4. Pingback: PM Israel Sambut Sanksi Ekonomi AS ke Iran | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: