Headline News

Naim Qassem: Pengungsi Suriah Jadi Alat Barat Tekan Pemerintahan Assad

Senin, 17 Juli 2017 – 07.52 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LEBANON – Wakil Sekretaris Jenderal pejuang Hizbullah Sheikh Naim Qassem mengungkapkan bahwa Dewan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di bawah tekanan negara-negara tertentu, yang ingin mencegah pengungsi Suriah kembali ke rumahnya dari Lebanon dalam upaya mereka untuk menggunakan kehadiran para pengungsi sebagai instrumen melawan pemerintah Bashar Assad di Damaskus. (Baca: Wartawan Times Ungkap Fakta Kebusukan Obama dan AS di Suriah)

“Salah satu pejabat Eropa telah mengungkapkan masalah ini yang berarti bahwa mereka ingin menggunakan isu pengungsi di Lebanon sebagai pengaruh politik terhadap pemerintah Suriah dan mengklaim bahwa pemerintah harus dipersalahkan atas gelombang pengungsi yang meninggalkan negara mereka, dengan mengadopsi resolusi internasional terhadapnya,” Qassem seperti dikutip oleh situs berita al-Nashrah berbahasa Arab pada hari Minggu (16/07). (Baca: Sekjen Hizbullah: AS Ciptakan ISIS dan Izinkan Negara-negara Regional Mendanainya)

Ini sebuah kenyataan bahwa PBB dan beberapa kekuatan dunia menghalangi pengungsi kembali ke negara mereka, dengan meminta pemerintah Lebanon untuk menegosiasikan masalah tersebut dengan pemerintah di Damaskus.

Ada 1 juta pengungsi Suriah yang saat ini terdaftar di badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon, meskipun pemerintah Lebanon menempatkan jumlah total pengungsi Suriah hampir 1,5 juta. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: