Fokus

Mujahidin Palsu

Senin, 08 Mei 2017 – 00.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Suriah sesuai dawuh kanjeng Nabi adalah bumi yang diberkahi, seperti halnya Yaman. Namun sekarang bumi yang diberkahi ini porak poranda. Suriah diserbu oleh para pemberontak yang di impor dr berbagai negara. Salah satunya jg dr indonesia. Pemberontak ini dinamakan oleh mereka yang seafiliasi dengan sebutan yang indah. Mereka menyebutnya “mujahidin”. Ya mujahidin yang sedang berjuang di jalan Allah. Jihad fi sabilillah menegakkan kalimat tauhid Laa ila ha illallah. Sambil mengacungkan jari telunjuk ke atas sebagai bukti mereka adalah makhluk suci yang bertauhid dan saat mati dijamin masuk surga. Disambit eh disambut oleh 72 bidadari yang akan memuaskan syahwat mereka. (Baca: Jihadis dan Mujahidih Palsu Persembahkan Kenistaan Kepada Tuhan)

Namun apa yang terjadi di dua negara tersebut (sebelumnya Irak dan Libya) sebenarnya adalah grand design dari zionis demi mewujudkan new world order (NWO) dalam rangka menyambut kedatangan dajjal. Mereka ingin menguasai negara-negara kaya minyak seperti suriah dan yaman. Dan karena presiden Bashar assad menolak kerjasama minyak dengan mereka, jalan satu-satunya yang harus dilakukan adalah menghancurkan suriah. Isu agama pun dihembuskan. Presiden Assad dicap syiah, syiah bukan islam. Kalau bukan islam artinya kafir, sedangkan kafir halal darahnya. Takbir berkumandang. Bukan karena menyambut hari raya kurban menyembelih sapi atau kambing, namun menyembelih muslim lain yang dicap kafir.

Dan yang paling menyedihkan para pendukung polos mereka, termasuk di indonesia. Dengan gagahnya mereka menyuarakan hancurkan rezim assad yang syiah, pembantai kaum sunni, assad mengaku tuhan, tukang bunuh rakyatnya sendiri; yang malah akan memicu konflik lanjutan. Mereka mengaku sudah mendengar langsung dari nara sumber yang bolak balik ke suriah sebagai relawan. Mereka percaya begitu saja tanpa mau melihat dr sisi yang lain. (Baca: Jangan Gunakan Masjid Jadi Alat Politik Penyebar Kebencian)

“Ini lho sumber terpercaya yang langsung ke daerah konflik”, kata mereka. Padahal sumber yang dipercaya itu ternyata seafiliasi dengan para “mujahidin”. Pastilah akan membela mati-matian para mujahidin itu. Di indonesia mereka berteriak ke sana kemari yang ujung-ujungnya adalah mencari dana untuk disumbangkan ke “mujahidin”. Dengan menarik simpati bahwa ini adalah untuk rakyat suriah, memasang foto-foto yang menyentuh hati, tagar #savealeppo #savesuriah dipajang di spanduk-spanduk mereka.

Di media sosial tak kalah aktif. Foto dan video yang katanya kekejaman rezim Assad di sebar. Bahkan foto hoax dan fake video pun dihalalkan demi meraih simpati publik. Atas nama agama memang semua akan terlihat mudah dan indah. Semua demi agama, demi masuk surga yang diimpikan oleh semua orang. (Baca: Inilah Fakta Kejahatan Santoso! Abu Wardah Teroris Bukan Pejuang Islam)

Mujahidin Palsu

Foto di atas adalah para “mujahidin” yang sedang makan enak, pundi-pundi dollar di genggaman. Sebaliknya rakyat suriah yang katanya diperjuangkan malah makan rumput. Jadi sebenarnya mereka itu selama berjuang demi apaaa???. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Narko Sun

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: