Headline News

Mossad Rencanakan Pembunuhan Otak Nuklir Iran

Intelijen Israel

TEL AVIV – Israel mencoba membunuh seorang profesor Iran Mohsen Fakhrizadeh Mahabadi, ahli dan otak program nuklir Teheran, sebuah outlet media Israel mengatakan dalam sebuah laporan yang mengutip dari intel rahasia Mossad, seperti dilansir FNA (05/05).

Baca: Perang Bayangan, Israel dan Agen Pembunuh Rahasia Mossad

Situs berita Israel Walla mengatakan pada Selasa malam bahwa mereka telah memperoleh informasi dari mantan pejabat dinas intelijen asing yang tidak menyebutkan nama mereka, Middle East Monitor melaporkan.

Sejumlah ilmuwan Iran yang dibunuh atau upaya pembunuhan yang dilakukan dalam beberapa tahun lalu tewas atau terluka oleh anggota Mossad Israel yang mengendarai sepeda motor dan menempelkan bahan peledak perekat pada mobil ilmuwan ini, menurut situs tersebut.

Situs tersebut mengutip pejabat intelijen asing yang mengatakan bahwa Fakhrizadeh berada dalam daftar target Israel, tetapi tidak menyebutkan alasan untuk tidak bergerak maju dalam skema itu. PBB menggambarkan Fakhrizadeh Mahabadi sebagai ilmuwan senior Departemen Pertahanan dan Angkatan Bersenjata serta mantan kepala Pusat Penelitian Fisika (PHRC).

Fakhrizadeh adalah satu-satunya orang yang disebutkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada konferensi persnya dua hari lalu, di mana ia mengungkapkan dokumen yang diduga mengklaim bahwa mereka membuktikan bahwa Teheran terus mengembangkan kemampuan nuklir militernya meskipun menandatangani perjanjian dengan negara-negara besar tiga tahun lalu.

Baca: Israel Dalang Dibalik Pembunuhan Para Ilmuwan Iran

Perdana menteri Israel diejek oleh para ahli bahkan para pejabat dunia. IAEA telah menggarisbawahi kepatuhan penuh Iran dengan ketentuan perjanjian nuklir dalam 11 laporan sejak Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) ditandatangani oleh Iran dan enam kekuatan dunia.

Baca: Penyiar CNN Buat Panik Netanyahu: Apakah Israel Miliki Senjata Nuklir?

Netanyahu terkenal atas tuduhannya sejak 1999 bahwa Iran hanya membutuhkan 6 bulan sampai satu tahun lagi untuk mengembangkan bom nuklir. Israel diyakini dipersenjatai dengan 200 hingga 400 hulu ledak nuklir dan tidak menandatangani perjanjian internasional, termasuk Perjanjian Non-Proliferasi (NPT). (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Inggris dan Eropa Komitmen Kuat Nuklir Iran | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Sekjen Hizbullah: Amerika Tak Dapat Dipercaya | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: