Fokus

Militer Suriah Temukan Pabrik dan Senjata Kimia Teroris di Ghouta Timur

Perang Suriah

Jum’at, 06 April 2018 – 09.10 Wib, 

GHOUTA TIMUR – Tentara Suriah menemukan sejumlah pabrik dan senjata kimia di Ghouta Timur, yang telah digunakan oleh kelompok teroris Jeish al-Islam untuk memproduksi senjata kimia dan gas beracun, seperti dilansir FNA (05/04).

Sputnik mengutip Kolonel Fazl Maryam, seorang pejabat di departemen militer Suriah untuk pencegahan serangan kimia, mengatakan bahwa salah satu pabrik telah ditelusuri di kota al-Shifouniyeh, Ghouta Timur, yang digunakan oleh Jeish al-Islam untuk menghasilkan Nitro-glikol dengan daya ledak beberapa kali lebih besar daripada TNT, melalui kombinasi glikol (yang digunakan dalam pendingin udara kendaraan), aseton dan hidrogen peroksida.

Baca: Ditemukan Terowongan Teroris Berisi Bahan Kimia di Ghouta Timur

Dia menambahkan bahwa tentara juga telah menemukan gudang kimia yang dilengkapi dengan baik, termasuk laboratorium dan ruang untuk menghasilkan klorida beracun dan bahan kimia peledak dan kapsul.

Menurut Maryam, tentara Suriah juga telah menemukan dokumen yang ditulis dalam bahasa Inggris yang menunjukkan keberadaan para ahli asing di antara para teroris yang membantu mereka memproduksi senjata kimia.

Baca: Suriah Temukan Dokumen Kerjasama Busuk Teroris-AS di Ghouta Timur

Kolonel Maryam juga mengatakan bahwa paket bahan baku yang diperlukan untuk menghasilkan klorida beracun serta asam sianogen beracun telah ditemukan di fasilitas Jeish al-Islam di Ghouta Timur, dan menambahkan bahwa bahan baku telah diimpor dari Turki.

Laporan itu muncul satu hari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow memiliki informasi tentang upaya para teroris untuk melakukan provokasi dengan menggunakan agen kimia.

Baca: Kota Penting di Ghouta Timur Kembali ke Tangan Pemerintah Suriah

“Tujuan strategis bersama kami adalah mengalahkan kelompok teroris, yang melanjutkan upaya untuk mengacaukan situasi di lapangan, mencoba untuk menggagalkan upaya memajukan proses perdamaian,” kata Putin kepada wartawan setelah pertemuan puncak Rusia, Turki dan Iran – penjamin dari proses Astana pada hari Rabu.

Presiden Putin menambahkan bahwa teroris menggunakan semua cara yang mungkin, dan menekankan bahwa “Kami telah menemukan bukti kuat bahwa militan merencanakan provokasi dengan menggunakan serangan beracun”. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Puluhan Ribu Warga Ghouta Timur Pulang Kampung | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: