Headline News

Militan Dukungan Turki Rebut Dua Desa dari Pasukan Kurdi

Kamis, 2 Maret 2017

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Kelompok militan dukungan Turki telah merebut dua desa yang dikuasai Kurdi sebelumnya, seperti yang dijanjikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membebaskan Manbij.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh militan yang didukung Turki, operasi ini merupakan bagian dari kampanye Perisai Efrat di Suriah. Desa Tal Turin dan Qara, yang terletak di sebelah timur al-Bab, direbut menyusul bentrokan berat dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

SDF adalah koalisi pejuang Arab dan pasukan dari Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang saat ini mengendalikan hampir semua perbatasan utara Suriah dengan Turki.

Pada hari Selasa, Erdogan mengumumkan bahwa setelah pasukan Turki menyelesaikan operasi mereka di al-Bab, mereka akan bergerak menuju kota Manbij yang dikendalikan Kurdi.

Pasukan Kurdi PYD dan sayap militernya YPG sebelumnya telah membebaskan kota Manbij, Suriah utara, dari ISIS pada tahun lalu.

Pihak berwenang Turki lebih dulu mengumumkan penangkapan al-Bab bulan lalu. Mereka telah membuat klaim serupa setidaknya dua kali sejak itu.

Rusia membantah pemboman militan yang didukung AS di Suriah

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menolak klaim yang dibuat oleh Washington bahwa pesawat Rusia dan Suriah membom posisi yang dipegang oleh pemberontak yang didukung AS.

“Kami memiliki beberapa pesawat Rusia dan Suriah yang membom beberapa desa yang saya percaya mereka mengira dikendalikan oleh ISIS,” kata Letnan Jenderal AS, Stephen Townsend, dan menambahkan bahwa serangan udara dilakukan di desa-desa dekat dengan al-Bab, di mana “beberapa pasukan koalisi Arab Suriah berada”.

“Serangan udara tunggal pada daerah yang ditentukan oleh pihak AS dilakukan oleh pasukan udara Rusia atau Suriah,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Rusia.

“Untuk menghindari insiden apapun, perwakilan AS telah memberikan koordinat yang tepat dari kekuatan oposisi yang didukung AS di wilayah tersebut untuk petugas Rusia,” tambahnya.

Angkatan udara Rusia telah membombardir teroris bersenjata di Suriah, termasuk kelompok-kelompok teror ISIS dan Jabhat Fateh al-Sham, atas permintaan resmi dari pemerintah Presiden Bashar al-Assad sejak 30 September 2015. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: