Headline News

Menlu Suriah di PBB: Kami Berhasil Lawan Teroris Dukungan Barat dan Israel

Minggu, 24 September 2017 – 16.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, NEW YORK – Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem mengatakan Damaskus telah dekat dengan kemenangan dalam perang melawan terorisme atas sponsor Barat, yang telah mendatangkan malapetaka selama enam tahun terakhir di Suriah.

Baca: Ron Paul; AS Abaikan Krisis Suriah Selama Enam Tahun

“Negara saya, bersama dengan orang-orangnya yang teguh dan tentara yang berani serta didukung oleh sekutu setia kami, terus berbaris menuju tujuan untuk membasmi terorisme. Pembebasan Aleppo dan Palmyra, pengangkatan pengepungan di kota Deir Ezzor dan pemberantasan terorisme dari banyak wilayah di Suriah membuktikan bahwa kemenangan sekarang dapat dicapai,” kata Muallem dalam pidatonya di Majelis Umum PBB Sabtu.

Diplomat Suriah tersebut memperingatkan tentang tumpahan terorisme Takfiri ke belahan dunia lain, dan menyerukan upaya bersama oleh masyarakat internasional untuk memberantas fenomena tersebut.

“Kita semua harus mengerti bahwa terorisme dan ideologi ekstrem Takfiri yang mendasarinya akan terus menyebar seperti tumor di seluruh dunia dan melukai orang-orang kita sendiri, kecuali jika kita semua menunjukkan kemauan yang tulus untuk bekerjasama menghadapinya bersama-sama,” katanya.

Baca: Rusia Bongkar Investasi Usaha ISIS di Eropa Barat

“Setiap tindakan semacam itu harus menghormati kedaulatan negara dan kepentingan rakyat. Kita harus melepaskan ilusi bahwa terorisme dapat digunakan sebagai alat untuk keuntungan politik dan kepentingan sempit,” tambah diplomat tertinggi Suriah tersebut.

Di tempat lain dalam sambutannya, Muallem mengecam “kebijakan agresif” Turki di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam melawan Suriah, dan menyatakan, “Posisi Turki sangat berbeda dengan peran positif dan konstruktif yang dimainkan oleh Rusia dan Iran.”

Dia juga mengecam Israel karena melanjutkan “tindakan jahatnya yang tidak bermoral dengan kekebalan penuh” terhadap penduduk sipil di Suriah dan Palestina.

“Israel tidak berhenti sampai di situ saja, mereka menunggangi krisis Suriah sejak awal. Israel telah menyediakan segala bentuk dukungan bagi kelompok teroris Takfiri, termasuk dana, senjata, peralatan material dan komunikasi. Israel juga telah membom posisi tentara Suriah untuk melayani agenda teroris,” kata Menteri Luar Negeri Suriah tersebut.

“Dukungan Israel yang tak terbatas terhadap teroris di Suriah tidak mengejutkan. Bagaimanapun, keduanya memiliki kepentingan dan tujuan yang sama,” tambahnya.

Baca: Pengakuan Heboh Clinton: Amerika Ciptakan Al-Qaeda, Nato-Israel Ciptakan ISIS

Muallem mengkritik pelanggaran besar-besaran hak asasi manusia dan penghancuran infrastruktur Suriah oleh koalisi pimpinan AS yang mengklaim memerangi kelompok teroris ISIS Takfiri.

“Sangat ironis bahwa mereka adalah negara yang sama yang menumpahkan darah ribuan orang Suriah dengan mendukung teroris, membom warga sipil yang tidak berdosa dan menghancurkan penghidupan mereka,” katanya.

“Yang disebut koalisi internasional yang dipimpin oleh AS, yang diciptakan di sana tiga tahun lalu yang diklaim untuk melawan kelompok teroris seperti ISIS, justru telah membunuh orang-orang Suriah yang tidak berdosa, kebanyakan dari mereka perempuan dan anak-anak. Koalisi AS juga telah menghancurkan infrastruktur vital yang telah dibangun orang-orang Suriah selama bertahun-tahun. Mereka juga menggunakan bom fosfor dan senjata yang dilarang secara internasional di depan mata seluruh dunia,” katanya.

Muallem juga mengecam “kesunyian masyarakat internasional” atas kejahatan yang dilakukan oleh koalisi pimpinan AS di Suriah dan berpendapat bahwa kehadiran asing di Suriah tanpa persetujuan pemerintah di Damaskus merupakan tindakan “pendudukan, pelanggaran mencolok terhadap … hukum internasional dan Piagam PBB”. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: