Headline News

Menlu Iran Ungkap Sepak Terjang AS di Suriah Berbahaya Bagi Kawasan

Selasa, 20 Februari 2018 – 07.19 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif mengatakan pada hari Senin (19/02) bahwa Amerika Serikat berusaha untuk menduduki wilayah di Suriah.

Baca: Wajah Busuk Amerika di Suriah, AS Latih Militan Baru untuk Perangi Assad dan Rusia

Kantor berita Iran “Tasnim” melaporkan bahwa Zarif mengatakan dalam sebuah pernyataan pers saat tiba di ibukota Rusia, Moskow, ketika hendak berpartisipasi dalam forum “Valdai International Dialogue”, bahwa “mengingat hubungan dekat dan strategis antara Iran dan Rusia di wilayah kawasan, maka forum Valdai ini sangatlah penting”.

Zarif dalam pernyataannya juga menuduh Washington telah menerapkan kebijakan yang sangat berbahaya dan tidak seimbang di Suriah, dan mengatakan bahwa kehadiran AS di Suriah telah menimbulkan ancaman strategis terhadap wilayah kawasan. Zarif berkata, “Amerika Serikat telah menggunakan negara kecil Suriah sebagai alat untuk mencapai tujuannya, yang menyebabkan munculnya banyak ketegangan di wilayah kawasan”.

Zarif mengatakan bahwa forum Valdai ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi Republik Islam Iran untuk mengetahui apa yang dibutuhkan untuk membangun keamanan dan stabilitas di wilayah kawasan dan ia menekankan bahwa “kehadiran AS, terutama di tahap terakhir di Suriah ini sangatlah berbahaya”.

Baca: Komentar Pedas Rusia kepada Amerika: Militer AS di Suriah Seperti Pendudukan

Ia menambahkan bahwa “terlihat jelas bahwa Amerika telah sengaja menerapkan kebijakan yang tidak seimbang di Suriah dan berusaha untuk menduduki wilayah negara Suriah ini”.

Menlu Iran ini mengatakan bahwa “banyak pihak yang mencoba menggambarkan perkembangan terakhir di Suriah dan ditembaknya pesawat tempur Zionis Israel sebagai ancaman regional yang dilakukan pemerintah Damaskus. Mereka berusaha menyudutkan pemerintah Damaskus ketika Suriah dan Rusia menegaskan bahwa ancaman bagi wilayah kawasan yang sebenarnya adalah kehadiran serta kebijakan-kebijakan AS yang diterapkan di wilayah kawasan yang dapat menyebabkan konsekuensi-konsekuensi berbahaya yang luas”.

Zarif dan rekannya dari Rusia, Sergey Lavrov pada hari Selasa (19/02) dilaporkan ikut berpartisipasi dalam sesi pembukan forum Valdei yang akan membicarakan kebijakan Rusia di wilayah kawasan.

Baca: Rusia Keluarkan Bukti Amerika Bersekutu dengan Teroris di Suriah

Forum yang dilaksanakan tahun ini bertajuk “Rusia di Timur Tengah adalah pemain di setiap arena”, di mana dalam konferensi ini akan mengamati tantangan utama yang dihadapi Timur Tengah, serta pilihan dan cara untuk mengatasi ketegangan dan membawa wilayah kawasan ke kondisi yang lebih aman dan stabil. (SFA/ArabicSputnikNews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: