Nasional

Menkeu: BUMN Tidak Dikelola dengan Baik, Malah Jadi Lahan Bancakan

Kamis, 25 Agustus 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, badan usaha milik negara (BUMN) seharusnya menjadi agen pembangunan yang bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan prinsip good corporate governance (GCG).

Sri Mulyani sangat menyayangkan, beberapa perusahaan BUMN justru meminta suntikan dana melalui penyertaan modal negara (PMN).

“Sayangnya, ketika BUMN itu kita minta sebagai agen pembangunan, malah ujung-ujungnya selalu minta injeksi modal atau PMN,” ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Ia tidak menyebutkan perusahaan BUMN apa saja yang dimaksud. Sri Mulyani hanya menuturkan, jika kondisi tersebut terus berlangsung, maka keberlangsungan BUMN tersebut akan terancam keropos.

Terlebih lagi, menurut Sri Mulyani, jika dilihat dari sisi penerimaan kas negara dari semua BUMN, itu tidak sebanding dengan PMN yang sudah dikucurkan.

Menurut dia, hingga akhir 2015, kontribusi BUMN hanya sebesar Rp 202 triliun terhadap anggaran pendapatan belanja negara.

“Mungkin sah-sah saja dana dari BUMN itu tidak masuk ke APBN. Akan tetapi, BUMN tersebut harus memiliki earning yang baik dan dikelola juga dengan governance yang baik,” ujarnya.

“Yang terjadi selama ini membuat saya sedih, BUMN itu selalu dikelola dengan tidak baik dan malah dijadikan bancakan,” pungkas Sri Mulyani. (SFA/Kompas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: