Eropa

Menhan Rusia Bantah Laporan 250.000 Warga yang Terperangkap di Aleppo

Rabu, 14 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia, Selasa (13/12) membantah dengan tegas laporan yang telah beredar yang menyebutkan adanya 250.000 warga Suriah yang terperangkap di kota Aleppo, Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan melalui juru bicaranya, Igor Konashenkov, bahwa militan di timur Aleppo telah menggunakan lebih dari 100.000 orang sebagai “perisai manusia”, tetapi mereka seluruhnya telah berhasil pergi ke daerah-daerah yang dikuasai pemerintah. (Baca: Bravo! Lebih dari 2/3 Aleppo Telah Dibebaskan)

Konashenkov menegaskan bahwa, “di wilayah timur Aleppo tidak ada satupun kelompok oposisi maupun organisasi kemanusiaan, yang ada hanya kelompok teroris”, seperti dilansir oleh kantor berita Arabic.SputnikNews (13/12).

Juru bicara Kementerian Pertahanan ini mengatakan, “Semua pihak saat ini mengklaim sedang membela warga yang terperangkap dari bawah blokade yang diberlakukan pada 250.000 warga sipil Aleppo, namun beberapa perwakilan Inggris dan rekannya dari Perancis, tidak lebih dari menyebarkan angin permusuhan dengan Rusia”. (Baca: Assad; Kemenangan Aleppo Langkah Besar Untuk Akhiri Perang Suriah)

Juru bicara Kementerian Pertahanan ini juga mengatakan bahwa selama pemeriksaan wilayah-wilayah yang telah dibebaskan oleh unit pemberantas ranjau tidak ditemukan satupun rumah sakit atau sekolah manapun yang berada di bawah kendali para militan. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: