Headline News

Menhan Iran: ISIS Buah Konspirasi AS-Zionis Hancurkan Islam dan Dunia

Kamis, 23 Februari 2017 – 09.05 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Menteri Pertahanan Iran, Mahmoud Alawi mengatakan bahwa organisasi teroris ISIS adalah produk dari konspirasi Amerika-Zionis yang bertujuan memprovokasi masyarakat hingga tercipta perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam dengan begitu umat Islam tidak akan ada kesempatan memikirkan kejahatan Zionis dan hal itu akan memberikan keamanan bagi entitasnya. (Baca: Koalisi Busuk Bentukan Zionis-Saudi Untuk Hancurkan Islam dan Timur Tengah)

Alawi mengatakan pada pertemuan dengan para Imam Jumat di tiga provinsi yakni provinsi Kermanshah, Azerbaijan barat dan Kurdistan bahwa Republik Islam Iran tidak pernah terkait dengan isu pengkafiran dengan Ahlussunnah. Ia justru menegaskan bahwa Ahlusunnah adalah madzhab yang pertama berdiri bentengi Islam dan menentang Wahabi.

Menteri keamanan Iran ini menegaskan bahwa ucapan ulama Ahlussunnah dan Imam Jum’at akan memiliki efek terhadap rakyat dan ia berkata, “contoh yang nyata dari hal ini adalah seruan umum dari Imam Jum’at agar masyarakat berpartisipasi dalam pawai peringatan kemenangan revolusi Islam dan seruan ini diterima secara luas oleh masyarakat”. (Baca: Inilah Operasi Rahasia Zionis Israel di Jantung Arab dan Islam)

Alawi menegaskan bahwa Kementerian Kemananan telah menggagalkan banyak konspirasi yang menentang negara Iran karena kami selalu perkuat keamanan negara setiap tahun.

Alawi mengatakan tentang konspirasi musuh yang tak terbatas dan dia berkata, “sesungguhnya seluruh dunia telah memobilisasi rakyatnya agar terjadi insiden keamanan di Republik Islam Iran meskipun begitu kami akan berjuang bersama-sama untuk membuat musuh kami putus asa dan frustasi”.

Senada dengan itu, Menteri Pertahanan dan Kepala Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Hossein Dehghan mengatakan bahwa terorisme dan kelompok takfiri yang berakar dari pemikiran Wahabi adalah ancaman yang besar bagi wilayah kawasan dan dunia saat ini. Ia menambahkan bahwa pemerintah AS sebelumnya telah menciptakan para teroris takfiri ini. (Baca: Monarki Saudi Khianati Islam Taati Zionis)

Dalam sebuah pernyataan yang diungkapkan Dehghan pada hari selasa (21/02), dia bertanya-tanya tentang opini publik terkait negaranya dengan mengatakan, “apakah mungkin Iran yang telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk memerangi terorisme dan merupakan korban dari terorisme, menjadi ancaman bagi dunia, ataukah pemerintah AS yang telah mengakui dirinya telah menciptakan ISIS dan kelompok teroris?”.

Menteri Pertahanan Iran memperingatkan tentang entitas Zionis dan berkata, “upaya mati-matian dari entitas ini untuk membangun koalisi melawan Iran tidak akan membuahkan hasil dan hal ini tidak akan membuat Iran melupakan nilai-nilai perjuangan Palestina dan tuntutan untuk membebaskan Yerussalem”.

Brigadir Dehghan menambahkan bahwa masyarakat dunia terutama masyarakat Palestina selamanya tidak akan melupakan kejahatan kemanusiaan yang brutal yang dilakukan entitas Zionis selama 60 tahun terakhir. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat melihat bahwa entitas ini adalah faktor utama yang menciptakan peperangan, kekacauan, pembunuhan dan kejahatan di wilayah kawasan. (Baca: Kesamaan Wahabi, Zionis, ISIS Suka Hancurkan Situs Sejarah Islam)

Dehghan meminta kepada pemerintahan baru AS untuk memperhatikan urusan negaranya yang semakin memburuk daripada memperhatikan dan mengejar proyeksi kebijakan dan menghentikan kebijakan-kebijakan yang menyebabkan munculnya kelompok-kelompok teroris seperti ISIS dan merusak keamanan serta menciptakan perang di wilayah kawasan dan dunia. (SFA)

Sumber: Mepanorama

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: