Headline News

MENGERIKAN! Agresi Saudi di Yaman Tewaskan dan Lukai 35.000 Warga Sipil

Rabu, 03 Januari 2018 – 06.06 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SANA’A – Kementerian Kesehatan Yaman mengatakan bahwa koalisi militer yang dipimpin oleh Saudi telah membunuh dan atau melukai sekitar 35.000 orang Yaman selama agresi dan blokade yang diberlakukan Riyadh terhadap negara miskin itu sejak hampir tiga tahun lalu.

Baca: The Guardian Serang Saudi, Perang Yaman Adalah Kejahatan Terbesar di Dunia

Dalam sebuah laporan yang dibacakan dalam konferensi pers di ibu kota Yaman, Sana’a, Selasa (02/01), kementerian tersebut mengatakan bahwa jumlah mengerikan dari korban itu terjadi hanya dalam 1.000 hari sejak rezim Saudi memulai agresi militernya terhadap rakyat Yaman pada bulan Maret 2015.

Laporan tersebut menambahkan bahwa hampir semua provinsi di Yaman mengalami kerugian dalam perang dengan provinsi Sa’ada di barat laut, provinsi barat Sana’a dan provinsi Hajjah di barat mengalami penderitaan paling besar secara berurutan.

Kementerian tersebut juga mengatakan bahwa 415 fasilitas kesehatan telah hancur, baik sebagian atau keseluruhan, sebagai akibat serangan udara langsung Saudi, menunjukkan bahwa lebih dari 55 persen fasilitas kesehatan tidak berfungsi karena agresi yang tak henti-hentinya, dan bahwa 45 persen sisanya dioperasikan dengan kapasitas minimal.

Baca: 1000 Days Agresi Saudi, Dunia Kecam Riyadh, AS, Inggris dalam Perang Yaman

Laporan tersebut juga mengungkap angka yang menunjukkan bahwa lebih dari 95.000 pasien Yaman perlu bepergian ke luar negeri untuk perawatan yang tepat, menekankan bahwa penutupan bandara, karena blokade total terhadap negara tersebut oleh koalisi pimpinan-Saudi, mengakibatkan kematian 32 pasien setiap hari di semua provinsi.

Kementerian lebih lanjut mengatakan bahwa, menurut angka yang diberikan oleh Program Pangan Dunia, lebih dari 21 juta orang Yaman memerlukan bantuan kemanusiaan, dan lebih dari 9 juta lainnya diperkirakan memasuki tahap kelaparan.

Menurut angka kementerian, sekitar 2 juta anak-anak Yaman menderita kekurangan gizi, dimana setengah juta anak meninggal karena kekurangan gizi parah dan 52.000 anak meninggal pada tahun 2016 karena penyebab yang dapat dicegah.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa 2.236 orang sejauh ini telah kehilangan nyawa akibat wabah kolera yang dipicu oleh perang Saudi.

Baca: Fakta Perang Yaman Permalukan Wajah Mohammed Bin Salman dan Arab Saudi

Arab Saudi memimpin invasi ke Yaman dari udara, darat, dan laut sejak Maret 2015 dalam upaya untuk mengembalikan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh, dan untuk melemahkan gerakan Houthi Ansarullah. Rezim Riyadh gagal mencapai tujuannya meski telah mengeluarkan banyak biaya. Selama dua tahun terakhir, Houthi telah menjalankan urusan negara dan membela rakyat Yaman melawan agresi Saudi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: