Headline News

Mehdi Al-Mashat Ketua Baru Dewan Politik Yaman

Yemen

Yaman – Dewan Politik Tertinggi Yaman telah menunjuk Mehdi Al-Mashat sebagai pengganti pimpinan mereka yang telah tewas Saleh Al-Samad. Mehdi Mohammed Hussein Al-Mashat sendiri adalah anggota Dewan Politik Tertinggi yang dipilih pada 16 Mei 2017 sebagai pengganti Joseph Vichy atas permintaan Ansarullah, dan ia juga menjadi anggota delegasi Ansarullah ketika bernegosiasi dalam konsultasi politik, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (23/04).

Baca: Houthi Bersumpah Balas AS, Saudi Atas Kematian Al Samad

Mehdi Al-Mashat pada hari Senin (23/04) ditunjuk sebagai pimpinan Dewan Politik Tertinggi berikutnya, sesuai dengan keputusan internal Dewan, sebagai pengganti Saleh Al-Samad yang tewas akibat serangan dari koalisi Saudi. Kematian Al-Samad secara resmi diumumkan Sana’a pada hari Senin (23/04).

Adapun Mehdi Al-Mashat adalah orang yang pernah mewakili Ansarullah dalam perundingan dengan kubu presiden tersingkir Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi sebelum pecahnya perang, dan dia dikenal sebagai sosok yang berpendirian keras. Al-Mashat juga pernah bekerja sebagai pimpinan kantor Abdul Malik Al-Houthi sebelum 21 September 2014.

Baca: Balas Pembantaian Saudi, Yaman Rudal Pelabuhan Minyak Aramco Saudi

Dewan Politik Tertinggi Yaman pada hari Senin (23/04) telah mengumumkan secara resmi tewasnya Saleh Al-Samad akibat serangan udara dari koalisi Saudi di provinsi Hudaydah dan memilih Mehdi Al-Mashat sebagai penggantinya.

Dewan Politik Tertinggi Yaman adalah dewan pelaksana yang didirikan oleh Ansarullah pada 28 Juli 2016 untuk mengendalikan kekuasaan di Yaman, dan al-Samad menjabat sebagai pimpinannya sejak 6 Agustus 2016.

Dewan ini mengumumkan masa berkabung selama tiga hari untuk seluruh Yaman atas gugurnya al-Samad dan mengibarkan bendera setengah tiang selama 40 hari. Dewan juga mengundang masyarakat untuk menghadiri pemakaman terhormat Al-Samad pada waktu dan tempat yang telah ditentukan.

Baca: Tentara Yaman Serang Situs-situs Militer Koalisi Saudi di Taiz

Perlu diketahui, pada November tahun lalu Saudi mengumumkan daftar 40 tokoh Ansarullah yang menjadi incaran Saudi, dan al-Samad menempati urutan kedua setelah Abdul Malik al-Houthi. Bahkan saat itu Saudi mengumumkan sayembara berhadiah US$ 20 juta bagi siapapun yang dapat memberikan informasi keberadaaan Saleh al-Samad. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Yaman: Raja Saudi Tak Aman dari Balasan Kami | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Surat Penting Pemimpin Yaman kepada Putin | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: