Fokus

Media Besar AS Kompak Palsukan Informasi dan Fakta Tentang Suriah

Minggu, 11 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Media-media milik Amerika Serikat saat ini terus melakukan kampanye pemalsuan fakta terkait Suriah dan memutar balik kenyataan sebenarnya agar sesuai dengan kebijakan dan kepentingan Washington terkait Suriah dan wilayah kawasan. (Baca: Suriah Hancur Karena Isu Agama Dibenturkan dengan Pemerintah dan Kebhinekaan)

Sebagai contoh adalah apa yang dilakukan oleh saluran berita Amerika “CNN” yang merubah ucapan seorang anak Suriah yang mengatakan dirinya berasal dari kota Aleppo utara, Suriah, dan ketika anak tersebut berbicara dalam sebuah video yang ditayangkan oleh saluran CNN dengan dialek lokal, “Kami takut kami akan mati karena kelaparan…mati karena kelaparan”, namun saluran CNN menerjemahkan dengan “Kami takut mati karena kelaparan..kami juga takut mati karena bom-bom besar yang berjatuhan”, seperti dilansir oleh kantor berita Arabic.SputnikNews (11/12).

Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya terus melakukan pembohongan media dan pemalsuan informasi serta fakta yang terjadi Suriah dan memutarbalikkan kenyataannya hanya untuk mencapai tujuan tertentu, dan negara-negara ini telah menympaikan banyak kebohongan-kebohongan selama beberapa tahun terakhir hanya untuk mencapai tujuan pribadi mereka.

Seorang penulis Inggris, Patrick Cockburn, pada bulan ini telah mengkritik penyembunyian fakta yang telah dilakukan media barat terhadap apa yang terjadi di Suriah, ia menekankan bahwa media-media Barat dalam laporannya selalu bersandar pada sumber-sumber yang tidak diketahui identitasnya atau yang diistilahkan dengan “saksi mata”, dan mengabaikan kemungkinan bahwa mereka adalah teroris atau kaki tangan organisasi teroris seperti ISIS dan Jabhat al-Nusra. (Baca: Jurnalis Indonesia Beber Fakta Suriah Sebenarnya Pasca Kunjungan ke Lokasi Konflik)

Begitu juga, saluran berita Amerika “Fox News” menayangkan gambar yang diambil dari satelit yang mendokumentasikan masuknya kembali organisasi teroris ISIS ke kota Palmyra di pedesaan Homs yang diklaim mereka bahwa gambar tersebut adalah gambar keluarnya warga sipil dari pedesaan Aleppo timur baru-baru ini. (Baca: Damaskus Kecam Media Barat yang Bantu Teroris Sebarkan Berita Bohong)

Situs AS “Moon of Obama” menegaskan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa kantor berita dan surat kabar Barat menyewa penulis, diplomat dan ahli untuk mengutip gambar yang telah di rubah dan dipalsukan terkait apa yang terjadi di Suriah pada umumnya dan di Aleppo pada khususnya, ia menunjukkan bahwa sikap media Barat dengan jelas tidak memberikan peluang bagi diterimanya pandangan dan pendapat lain seperti pandangan dan pendapat penduduk Aleppo sendiri untuk dijadikan sebagai sumber informasinya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: