Nasional

Mau Ganti Presiden, Ini 8 Dosa Besar PKS dari Korupsi, Pornografi Hingga Mesum

Dosa PKS

Rabu, 28 Maret 2018 – 18.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah partai politik yang tidak tahu diri, tak pernah bercermin dan bersembunyi dibalik nama ‘Islam’. PKS sedang gencar melakukan kampanye politik pergantian presiden 2019. Presiden mau diganti tanpa alasan yang jelas sementara dosa-dosa PKS sudah seabrek.

Dalam perjalanannya, PKS tersangkut banyak kasus mulai dari kasus korupsi, kasus mesum, sampai keterkaitannya dengan tindak pidana terorisme. Berikut ini kami rangkumkan 8 dosa PKS yang pernah mencuat ke publik.

1. Korupsi Impor Daging Sapi dan Satu-satunya Presiden Parpol yang Ditangkap KPK di kantor Parpol

Presiden PKS periode 2010-2013 Lutfie Hasan Ishaaq memang rekor satu-satunya presiden dan ketua umum parpol yang dicokok KPK di kantor parpolnya. Luthfi Hasan ditangkap KPK di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang. Luthfi Hasan Ishaaq menerima vonis 18 tahun penjara di putusan MA dan hak politiknya dicabut.

Baca: Balas Dendam!! Fahri Hamzah Bongkar Kebejatan Kader PKS

Putusan MA lebih tinggi dari putusan Pengadilan sebelumnya16 tahun penjara dari Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Senin, 9 Desember 2013 lalu.

Hakim menyebutkan, bersama rekannya Ahmad Fathanah, Luthfi terbukti menerima suap Rp 1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, terkait kepengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

2. Kasus Pencucian Uang dan Menerima Suap dari Aseng (Meski Teriak-teriak Tolak Aseng)

Kasus yang mungkin masih hangat dalam ingatan masyarakat yang kembali menjerat PKS ialah kasus pencucuian uang yang dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Yudi Widiana Adia yang berasal dari fraksi PKS. Yudi Widia divonis 9 tahun kurungan beserta denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Vonis tersebut dijatuhkan kepada Yudi salah satunya karena menerima suap lebih dari Rp 11 miliar dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng. Uang tersebut diberikan kepada Yudi atas ‘jasanya’ menyalurkan usulan proyek pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara. Yudi menggunakan otoritasnya sebagai anggota Komisi V DPR melalui program aspirasi untuk mengajukan proyek tersebut pada tahun anggaran 2015 dan Aseng selaku kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Sementara, dalam dakwaan kedua, Yudi terbukti menerima uang Rp 2,5 miliar. (Baca: Maraknya Koruptor Gunakan Kode ‘Agamis’ untuk Korupsi)

3. Menggunakan Istilah Al-Quran Untuk Korupsi

Dalam merencakan korupsinya, Yudi Widiana dan Muhammad Kurniawan, anggota DPRD Kota Bekasi, kader PKS yang berperan sebagai penghubung Yudi dan Aseng sering menggunakan bahasa-bahasa arab yang identik dengan Islam dalam pembicaraan busuk mereka. Berikut pembicaraan antara Yudi dan Kurniawan yang dibongkarkan oleh Jaksa KPK: (Baca: Ketika Kader PKS Gunakan Juz (Qur’an) dan Liqo Menjadi Kode Korupsi)

“semalam sdh liqo dengan asp ya” (Kurniawan)

“naam, brp juz?“ (Yudi)

“sekitar 4 juz lebih campuran” (Kurniawan)

“itu ikhwah ambon yg selesaikan, masih ada minus juz yg agak susah kemarin, skrg tinggal tunggu yg mahad jambi”. (Kurniawan)

“naam.. yg pasukan lili blm konek lg?’ (Yudi)

“sdh respon beberapa.. pekan depan mau coba dipertemukan lagi sisanya” (Kurniawan)

Seperti yang diketahui kata Juz dikenal sebagai bagian-bagian bab yang ada dalam Al-Qur’an, dan Liqo merupakan bahasa Arab yang berarti pertemuan. Bukankah hal-hal seperni inilah yang sebenarnya menista Islam?

4. Kasus Mesum dengan PSK

Selain seorang koruptor, Ahmad Fathanah yang merupakan ‘sahabat karib’ dan disebut “ustadz PKS” Presiden PKS Lutfie Hasan Ishaaq dikenal sebagai seorang yang ‘doyan daun muda’. Saat terjaring OTT KPK saja Fathanah kedapatan sedang berduaan bersama seorang mahasiswi di dalam kamar hotel yang telah dibayarnya dengan uang sejumlah Rp 10 juta. (Baca: KPK, PKS dan Wanita Cantik 18+)

5. Doyan Pornografi

Pada tahun 2011 lalu, salah satu kader PKS yang menjabat sebagai anggota DPR Arifinto pernah “tercyduk” sedang menonton video berkonten pornografi saat sidang paripurna berlangsung. Setelah dikonfirmasikan kepada dirinya, Arifinto tak dapat mengelak lagi karna gambar ketika matanya sedang asik menonton video porno tersebut telah terlanjur beredar luas. Berkat peristiwa tersebut akhirnya Arifinto mengundurkan diri dar DPR.

Baca: Anggota DPR yang Nonton Video Porno Saat Paripurna Ternyata dari PKS

Selain Arifinto ada juga Refrizal, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, yang menghebohkan netizen karena memberi like ke sebuah video dengan judul ‘Video Gay Bapak’, selain itu Refrizal juga terbukti mengiuti akun-akun gay, porno, dan judi di akun twitter pribadinya.

6. Perzinaan, Perselingkuhan, Asusila

Tidak hanya ditingkat pusat, kelakuan tidak bermoral yang dilakukan oleh kader-kader PKS sampai kepada tingkatan bawah.

Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HHS) Gazali Rahmad tak menampik perbuatan asusilannya dengan siswi SMA berinisial I di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Aluh Idut, Kandangan, Selasa (11/4). Kepada penyidik Polres HSS, Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengaku melakukan perbuatan asusila di mobil.

“Saat digerebek warga berdasarkan pengakuan pelaku kepada penyidik mengakui sudah melakukan hubungan badan. Namun belum sampai klimaksnya sudah digerebek,” ujar kata Kasubbag Humas Polres HSS AKP Agus Winartono, Kamis(13/4).

Baca: Kronologis Politikus PKS Mobil Goyang dengan Siswi SMA

Demikian juga kasus dari Mardiatoz, seorang yang dianggap ustad oleh warga dan merupakan ketua DPC PKS Binjai Barat, digruduk warga sedang menyembunyikan perempuan di dalam kamar mandi. Saat digrebek warga wanita yang disembunyikan oleh Mardiatoz tersebut juga dalam keadaan telanjang dada.

7. PKS Menginjak-injak Bendera Merah Putih

Berbeda dengan perayaan-perayaan ulang tahun partai pada umumnya yang biasanya ada upacara dan prosesi penghormatan terhadap sang saka merah putih, di perayaan milad PKS di Tasikmalaya bendera merah putih malah dijadikan alas untuk menari dan berjingkrak-jingkrak.

Baca: Di Tasikmalaya, Milad PKS Diisi Aksi Injak-injak Bendera Merah Putih

8. PKS Memasang Bendera Setengah Tiang dan Terbalik

Selain menginjak-injak bendera, diwilayah lain, kantor PKS di Situbondo malah memasang bendera Merah Putih dengan posisi terbalik yang menjadi warna putih di atas dan warna merah di bawah. Peristiwa ini sempat menjadi viral di media sosial.

Baca: Pelecehan Lambang Negara, PKS Situbondo Kibarkan Bendera Terbalik GP Ansor Geram

Dosa-dosa PKS di atas hanyalah sebagian kecil dari setumpuk dosa partai ini, ini hanyalah contoh kecil bahwa PKS hanya menggunakan agama sebagai bingkai belaka.

Ini juga bukti kecil betapa berantakannya internal PKS namun sudah sok-sokan berkicau ingin mengganti presiden pada 2019 nanti.

Sekarang yang menjadi pertanyaanya adalah, dengan sejumlah 8 dosa PKS dari kasus korupsi, pornografi, perzinaan, asusila, amoral, penghinaan apakah masih mau mendukungnya?. (SFA/Suara Islam)

3 Comments

3 Comments

  1. abu jibril

    April 9, 2018 at 9:29 am

    Nooooo………………….

  2. Pingback: Perdana, PKS Rayakan Ultah di Balai Kota DKI | SALAFY NEWS

  3. Muhamad Abu KHOIR

    July 21, 2018 at 8:54 am

    Gawat,tenggelamkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: