Eropa

Masjid Imam Ali di Swedia Dibakar

Selasa, 02 Meri 2017 – 14.43 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SWEDIA – Masjid Syiah terbesar di Swedia, yang memiliki ribuan anggota, telah rusak parah akibat kebakaran yang mengamuk di pinggiran utara JakobsFerg, dimana menurut polisi serangan tersebut adalah serangan pembakaran. (Baca: Pesan Persatuan Rakyat Kuwait Pasca Bom Masjid Syiah)

Kebakaran di Pusat Islam Imam Ali tampaknya telah dimulai di bagian depan bangunan pada Minggu malam. Kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan tidak lama setelah pukul 11 malam pada hari Minggu.

Polisi menduga hal itu sengaja dilakukan. Badan intelijen Swedia Sapo segera di informasikan untuk menyelidiki peristiwa ini. “Rupanya, api ini dipicu dari luar,” kata Lars Bystrom, juru bicara pers Kepolisian Stockholm, seperti dikutip oleh harian Swedia Aftenposten.

“Tempat kejadian kebakaran telah ditutup untuk tes forensik,” kata sebuah pernyataan dari polisi, seperti dikutip Reuters.

“Ini adalah kebakaran yang sangat besar,” kata Emil Skoglund dari Departemen Pemadam Kebakaran Storstockholm (Greater Stockholm), Aftonbladet melaporkan. Lebih dari 10 unit dari layanan penyelamatan Storstockholm dikerahkan untuk melawan api tersebut. (Baca: Habib Lutfi: Waspada! Isu Syiah Dibuat Supaya Habaib dan Kiai Pecah)

Butuh lebih dari satu jam setengah bagi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api di luar gedung.

Polisi Swedia telah menahan seorang pria yang dicurigai terkait dengan kemungkinan pembakaran tersebut, kata sebuah pernyataan polisi. Tersangka belum diidentifikasi dan tidak ada informasi lebih lanjut yang tersedia saat ini.

Seorang juru bicara masjid mengatakan bahwa anggota masyarakat “ketakutan”.

“Kami sangat kecewa. Ini adalah masjid Syiah terbesar di Swedia, dengan ribuan anggota, dan sudah ada puluhan anggota yang tiba di tempat ini. Mereka sangat khawatir. Saya merasa ngeri, stres dan sedih, “kata Akil Zahiri kepada SVT. Tidak ada yang cedera dalam kebakaran pada Minggu (30/04) itu.

Pihak berwenang Swedia masih dalam keadaan siaga sejak serangan truk di sebuah pusat pertokoan di Stockholm pada 7 April lalu, yang menewaskan lima orang. Tersangka pelaku yang membajak serta menabrakkan truk itu, Rakhmat Akilov, adalah warga Uzbekistan yang sedang diadili dengan dakwaan kejahatan teroris. (Baca: Wahabi Otak Bom Bunuh Diri di Seluruh Dunia)

Masjid Imam Ali merupakan rumah ibadah terbesar umat Islam Syiah di Swedia, dan serangan terhadap rumah ibadah ini mengkhawatirkan komunitas Muslim.

“Jika polisi sampai pada kesimpulan bahwa itu pembakaran maka amat penting bagi kami untuk mengambil langkah-langkah pengamanan yang lebih ketat lagi. Namun kami akan menunggu penyelidikan polisi,” jelas Akil Zahiri, juru bicara Masjid Imam Ali.

Beberapa masjid di Swedia menjadi sasaran pembakaran dalam beberapa tahun belakangan dan pelakunya jarang yang tertangkap.

Bulan April tahun lalu, seorang pria berusia 31 tahun berhasil diidentifikasi lewat rekaman video kamera pengawas dan diganjar hukuman tiga tahun penjara karena memperburuk hubungan antar ras setelah membakar sebuah masjid di kota Boras, sebelah barat daya Swedia.

Sebelumnya, Januari 2015, para pegiat antirasisme Swedia menggelar unjuk rasa setelah serangan api atas tiga masjid, antara lain di kota Eskilstuna pada Desember 2014. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: