Fokus

Marakanya Aksi Teror untuk Melemahkan Mental dan Ethos Kerja Polisi

Minggu, 02 Juli 2017 – 08.04 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Politikus dari partai PDIP Andreas Hugo Pereira mengatakan kasus terorisme belakanganan memang semakin marak dan nekad sehingga cenderung menjadikan aparat kepolisian sebagai terget utama. (Baca: Denny Siregar: ISIS Serang Indonesia)

“Kasus-kasus tindakan teror akhir-akhir ini semakin nekad dan mengarah pada aparat negara, seperti polisi,” katanya di Jakarta, Sabtu (1/7/2017).

Menurutnya, kondisi ini semakin menunjukan upaya dan perlawanan yang serius dari para pelaku untuk menyebar teror guna melemahkan mental dan ethos kerja aparat dalam menjaga keamanan negara.

“Ini merupakan modus terorisme yang serius. Apalagi teror-teror ini selalu dekat dengan hari maupun kejadian-kejadian penting seperti menjelang bulang Ramadhan, menjelang kunjungan Obama ke Jakarta,” ulasnya. (Baca: Sidney Jones: Pergerakan ISIS di Indonesia)

Diketahui, aksi terorisme di Indonesia belakangan ini banyak menjadikan aparat kepolisian sebagai terget utama. Setidaknya ada tiga kasus besar yang jadi perhatian. Kasus bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, penyerangan di pos pelayanan masyarakat di Polda Sumut dan terbaru adalah penyerangan kepada anggota Brimob yang usai menjalankan shalat. (SFA)

Sumber: Inilah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: