Fokus

Mabes Polri Antisipasi Serangan Teroris di Bulan Ramadhan

Rabu, 24 Mei 2017 – 09.17 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Markas besar Polisi republik Indonesia (Mabes Polri) mewaspadai aksi terorisme di saat bulan Ramadhan. Beberapa kali pelaku teror memang beraksi di bulan suci umat Islam ini.

Salah satunya tahun 2016 lalu saat tiga orang berhasil diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri karena diduga merencanakan pengeboman di Surabaya, Jawa Timur.

Saat itu Priyo Budi Purnomo alias PHP (34) disiapkan sebagai ‘pengantin’ atau pelaku bom bunuh diri pada 17 Ramadan 2016 dengan sasaran anggota Polri. (Baca: Wahabi Sekte Pembawa Bencana dan Pencipta Teroris)

“Teroris punya sasaran masing-masing. Di Indonesia seperti apa, di Timur Tengah seperti apa di Eropa seperti apa. Dia punya alasan masing-masing. Di negara kita teroris masih menjadi ancaman, ya kita waspada,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Rabu (23/5).

Polri akan terus mencermati jaringan teror dalam negeri dan mencari benang merah secara internasional apakah mereka bakal beraksi seperti serangan teror di acara konser musik Ariana Grande di Inggris, Selasa (23/5) hari ini.

“Kita juga harapkan daya cegah dan daya tangkal masyarakat. Masyarakat harus care dan peduli dengan lingkungannya. Jadi di mana mereka tinggal di situ harus saling kenal dan mengenal,” lanjut Rikwanto. (Baca: Doktrin Ini yang Sebabkan Dian Rela Jadi Pengantin Bom Bunuh Diri)

Kalau ada orang baru, tetangga baru wajib didatangi dan ditanyakan identitasnya. Jangan dibiarkan begitu saja karena bisa jadi mereka adalah bibit pelaku kejahatan. (SFA)

Sumber: Berita Satu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: