Eropa

LUCU, Netanyahu kepada Putin: Iran Ancam Serang Israel

Vladimir Putin

MOSKOW – Benjamin Netanyahu tiba di Moskow untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan menghadiri Parade Hari Kemenangan. Selama pembicaraan dengan Putin, perdana menteri Israel mengucapkan terima kasih kepada rekannya atas undangan serta penyebutan Holocaust dalam pidatonya. Menurut Netanyahu, ini adalah bukti lain hubungan erat antara rakyat Rusia dan Israel, seperti dilansir Al Masdar News (09/05).

Baca: Israel Ketar-ketir Serangan Rudal Balasan Iran

Putin, pada gilirannya, menegaskan bahwa Moskow dan Tel Aviv berbagi kenangan tentang Perang Dunia II dan bersatu dalam sikap mereka terhadap Nazisme. Untuk memperingati para korban perang, para pemimpin meletakkan karangan bunga di makam prajurit yang tak dikenal.

“Peran sejarah sangat penting – ketika ideologi pembunuh seperti itu muncul, perlu untuk mempertahankannya tepat waktu. Sulit dipercaya, tetapi 73 tahun setelah Holocaust, kami di Timur Tengah memiliki negara – Iran – yang secara terbuka menyerukan penghancuran negara Israel,” kata Netanyahu di awal pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan antara kedua pemimpin itu terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusannya untuk mencabut dari kesepakatan nuklir dengan Iran.

Baca: Perang Mulut Israel dan Iran Semakin Memanas

Rusia bersama banyak negara Eropa mempertahankan perjanjian, sedangkan Netanyahu, yang telah bersikeras bahwa Iran melanggar perjanjian, menyambut langkah ini. Perlu disebutkan bahwa kepatuhan Teheran telah berulang kali dikonfirmasi oleh badan pengawas nuklir, Badan Energi Atom Internasional.

Ketegangan antara Israel dan Iran telah berjalan tinggi baru-baru ini, dengan episode terbaru yang ditandai dengan serangan Israel semalam di pinggiran Damaskus yang dilaporkan menargetkan depot senjata milik Pengawal Revolusi Iran. Terlepas dari kesepakatan nuklir, Israel juga mengungkapkan keprihatinan atas dugaan upaya Iran untuk membangun kehadiran militer permanen di Suriah dan dengan demikian memperluas pengaruh di seluruh wilayah.

Baca: Mogherini Semprot Israel Hanya IAEA yang Berhak Nilai Program Nuklir Iran

Namun, Teheran menyangkal klaim dan menegaskan bahwa negaranya hanya mengirim penasihat militer untuk melatih pasukan yang setia kepada Damaskus sejak Iran mendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad dalam perjuangannya melawan kelompok-kelompok teroris di negara itu. Namun demikian, Israel terus memandang aktivitas Iran sebagai ancaman terhadap keamanan nasional. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Roket Suriah yang Serang Israel, Bukan Iran | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Israel Dihantui Serangan Rudal Iran & Hizbullah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: