Internasional

Lebanon Tolak Hadiri Pertemuan Puncak Koalisi Islam Kontra Teroris di Saudi

Selasa, 28 November 2017 – 06.47 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LEBANON – Lebanon menolak undangan Pertemuan Puncak Koalisi Islam Kontra Teroris yang dibentuk oleh Arab Saudi.

Baca: Fisk Pada Trump; Arab Saudi Sumber Teroris Bukan Iran

Sumber resmi mengatakan Lebanon menerima undangan resmi Pertemuan Puncak Koalisi Islam Kontra Teroris, yang diadakan di Riyadh pada hari Minggu, namun “memutuskan untuk tidak hadir sebagai bagian dari penentangan terhadap kebijakan destruktif Saudi di kawasan.”

Sumber tersebut juga membantah laporan bahwa Presiden Lebanon Michel Aoun telah meminta Menteri Pertahanan Yaacoub Sarraf untuk tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Sarraf bertemu secara terpisah dengan Aoun dan Perdana Menteri Saad Hariri pada hari Jum’at sebelum berangkat ke Rumania pada hari Minggu, untuk menandatangani sebuah perjanjian kerjasama militer.

Baca: AS Dukung Saudi Pekerjakan Teroris ISIS di Yaman

Koalisi yang dipimpin Saudi, diklaim memiliki 40 anggota, dibentuk pada tahun 2015 untuk memerangi terorisme di tengah kritik bahwa negara-negara Arab tidak berbuat banyak untuk melawan ISIS dan kelompok teroris lainnya.

Ideologi Takfiri yang berakar pada Wahhabisme, dengan bebas disebarluaskan dan dipromosikan di Arab Saudi oleh banyak mufti ekstremis yang sebagian besar dekat dengan keluarga penguasa.

AS dan Arab Saudi, bersama dengan beberapa sekutu regional mereka, berulang kali memberikan senjata dan dukungan finansial ke berbagai kelompok militan yang menimbulkan malapetaka di negara-negara seperti Suriah dan Irak.

Baca: Stop Sebut “Islam Itu Teroris”, Wahabi Teroris dan Bukan Islam

Qatar yang merupakan anggota aliansi tersebut, belum mengirim perwakilan ke Pertemuan Puncak Koalisi Islam Kontra Teroris. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: