Fokus

LBH Padang Ingatkan Raja Salman Tak Lupakan Janjinya Pada Korban Crane

Minggu, 26 Februari 2017 – 17.52 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengingatkan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz, yang akan melakukan kunjungan ke Indonesia dan berlibur di Bali agar tidak melupakan janjinya kepada korban crane di Arab Saudi pada September 2015 lalu.

“LBH Padang atas nama korban crane Zulfitri Zaini, kembali mengingatkan raja Arab Saudi terhadap janjinya,” kata Era Purnama Sari, Direktur LBH Padang, Minggu (26/2). (Baca: Kalah di Yaman, Raja Salman Ngemis Bantuan 10 Milyar Dolar ke Kuwait)

Menurutnya, ada 33 orang jemaah haji Indonesia yang korban kecelakaan crane, dua di antaranya meninggal dunia. Salah satu korban asal Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Zulfitri Zaini (58 tahun), kehilangan kaki kanannya dalam kecelakaan itu. Pemerintah Arab Saudi telah berjanji memberikan santunan bagi korban crane, akan tetapi sampai saat ini, belum menepatinya.

Zulfitri Zaini berangkat dari Padang untuk menunaikan ibadah haji pada tanggal 20 Agustus 2015. Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 5 sore, tanggal 11 September 2015, setelah korban menyelesaikan shalat ashar. Tiba-tiba crane jatuh di Masjidil Haram, pecahan besi terbang ke segala arah dan mengenai tangan serta  kaki korban. (Baca: Kehidupan Glamor Raja Salman Ditengah Kemiskinan Rakyat Saudi)

“Besi-besi tersebut melukai pergelangan tangan sebelah kiri, pangkal lengan sebelah kiri mengalami luka sobek cukup dalam dan  kaki sebelah kanan korban,” katanya.

Korban dilarikan ke rumah sakit dan langsung dilakukan operasi pemasangan pen di pergelangan tangan sebelah kiri. Pangkal lengan sebelah kiri di jahit dan korban terpaksa kehilangan kaki kanan sebatas lutut karna harus diamputasi.

Ketika dirawat di rumah sakit, lanjut Era Purnama Sari, korban didata oleh anggota Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia. Pihak Kedubes Indonesia menyampaikan, korban akan mendapatkan asuransi dan santunan dari Pemerintah Arab Saudi sebesar 1 juta Riyal atau sekitar Rp 3,8 milyar. (Baca: Raja Salman Tidak Melindungi Jamaah Haji)

“Namun setelah korban kembali ke Tanah Air tanggal 2 Oktober 2015 hingga saat ini, korban tidak menerima bantuan santunan ataupun asuransi apapun dari Pemerintahan Arab Saudi,” ujar Era Purnama Sari. (SFA)

Sumber: GatraNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: