Amerika

Laporan AS: Mustahil Kalahkan ISIS Selama Erdogan Masih Berkuasa

06 April 2016,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Pusat penelitian Amerika Serikat “Enterprise” (The American Enterprise Institute) dalam sebuah laporannya menegaskan bahwa mustahil untuk mengalahkan kelompok teroris ISIS selama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan masih berkuasa.

Disebutkan dalam laporan yang ditulis oleh seorang pengamat bernama Michael Rubin, bahwa Erdogan telah mengubah Turki menjadi Pakistan baru di Mediterania, bisa jadi para diplomat menerima anggapan yang mengatakan bahwa Erdogan hendak memerangi terorisme karena faktor etika.

Tapi, setelah beberapa tahun, muncul konsensus luas yang menyebut Turki telah menghalangi proses perang melawan terorisme karena Turki mengizinkan para jihadis lebih dari 100 negara untuk melalui wilayahnya untuk menuju ke Suriah dan Irak. Sebagaimana pula diketahui bahwa para wartawan juga mendokumentasikan sejumlah aktifitas dari badan intelijen Turki di sejumlah wilayah perbatasan yang menunjukkan adanya keterlibatan mereka dalam memberikan dukungan kepada beberapa kelompok teroris.

Namun yang menjadi masalah bukan hanya itu, dimana Erdogan juga tidak percaya bahwa terorisme itu ada, bahkan ketika kelompok teroris ISIS menahan 24 diplomat asal Turki dan sopir bus sebagai sandera di Mosul, Erdogan enggan untuk menyebut para penyandera itu sebagai para teroris, menurut Rubin, baik sebelum maupun setelah dibebaskannya para sandera itu, dikutip dari Middle East Panorama (04/04).

Laporan itu melanjutkan bahwa keengganan Erdogan untuk mengakui bahwa mereka-mereka yang membenarkan tindakan kekerasan atas nama agama sebagai para teroris, telah membuat Turki sendiri rentan terhadap terorisme dan melemahkan upayanya dalam memerangi terorisme.

Institut “Enterprise” itu memuji penolakan Presiden Barack Obama untuk bertemu dengan Erdogan dalam kunjungan terakhirnya ke Washington, padahal sebelumnya ia mendukung Presiden Turki.

Yang tetap menjadi masalah adalah para diplomat menganggap bahwa Erdogan masih merupakan bagian dari solusi dan bukan masalah utama, menurut laporan tersebut. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: