Fokus

LAGI, Polri Ciduk Satu Anggota MCA di Tasik

Kamis, 01 Maret 2018 – 05.52 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TASIKMALAYA – Berita bohong yang berseliweran di medsos semakin ramai memasuki tahun politik ini, hingga meresahkan masyarakat. Namun pihak kepolisian tidak tinggal diam.

Polisi menangkap seorang pria yang mengunggah berita hoax di grup Facebook Moslem Cyber Army (MCA). Pria bernama Fuad Sidiq (26) itu diduga menyebar berita hoax tentang orang gila masuk ke pesantren Cipasung, Tasikmalaya.

Baca: The Family MCA Miliki Tim Akademi Sniper dan Tempur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Fana mengatakan, Fadil telah mengunggah hoaks melalui akun United Muslim Cyber Army di Facebook. Unggahan Fadil adalah hoaks tentang penangkapan terhadap orang gila. “Padahal tidak ada kegiatan penangkapan orang gila seperti yang di-posting oleh pelaku,” kata Umar, Rabu (28/2).

Umar mengungkapkan Fuad mengunggah sebuah informasi di grup Facebook ‘United Muslim Cyber Army’, salah satu jaringan MCA.

Dalam unggahannya pada 24 Februari 2018, Fuad menyertakan empat buah foto, di antaranya foto orang sedang diikat, foto orang dengan posisi terbaring dan terikat, foto kerumunan massa di pintu gerbang Ponpes Cipasung, dan foto golok serta pisau ditenteng orang.

Fuad juga menuliskan caption dalam unggahannya yaitu:

“Tertangkap lagi satu tadi siang…. orang gila masuk pesantren cipasung tasikmalaya… barang bukti sajam,” tulis Fuad.

Namun, unggahan Fadil telah membuat masyarakat resah dan khawatir. Ternyata, tujuan pelaku mengunggah hoaks itu memang untuk meresahkan masyarakat.

“Maksud dan tujuan tersangka memberikan rasa tidak aman dan membuat kekhawatiran terhadap masyarakat seolah-olah situasi di Ponpes Cipasung tidak aman dan mendapat ancaman,” papar Umar.

Baca: The Family MCA ‘Goreng’ Isu Penyerangan Tokoh Agama dan Kebangkitan PKI

Mantan Kapolres Metro Bekasi itu menambahkan, aparat menyita sebuah telepon genggam yang dipakai pelaku. Saat ini, polisi masih memeriksa tersangka.

Polisi menjerat Fadil dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca: Denny Siregar: Terima Kasih Polri

Sebelumnya polisi telah menangkap enam orang aktivis MCA di lokasi berbeda. Mereka adalah Muhammaf Luth (40), Riski Surya Darma (37), Ramdani Saputra (39), Yuspiadin (25), Ronny Sutrino (40) dan Tara Arsih Wijayani (40). (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: