Fokus

LAGI, Jonru Ginting Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Senin, 04 September 2017 – 19.27 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Setelah dilaporkan oleh ketua advokat muda Muannas Aladid, kali ini pegiat media sosial (medsos) Jonru Ginting kembali dipolisikan. Pelapor bernama Muhamad Zakir Rasyidin yang melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya karena penyataan-pernyataannya di media sosial yang diduga menyebarkan kebencian dan provokasi.

Baca: WOW! Muannas Minta Kominfo Blokir Akun Medsos Jonru Karena Bahayakan Negara

Surat Laporan

“Ada beberapa pernyataan yang pak Jonru tulis di akun Facebook-nya yang kami duga dalam pernyataan tersebut itu bisa menimbulkan provokasi dan yang parahnya lagi dengan posting-an tersebut bisa memicu konflik SARA. Apalagi saya melihat yang bersangkutan tidak segan mencatut nama Presiden Jokowi ini sangat berbahaya sekali,” kata Zakir usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin, 4 September 2017.

Ia pun menjelaskan, laporan ini dibuat karena sebagai warga negara, dia tidak ingin ujaran kebencian terus berlanjut di masyarakat. “Kita ingin merawat negara yang majemuk dengan sesuatu yang damai namun jika ada ujaran-ujaran seperti ini saya pikir perlu dihentikanlah,” katanya.

Ia juga mendesak Kepolisian agar memeriksa Jonru dengan segera untuk mengetahui motif yang bersangkutan menyebarkan kebencian dan provokasi sejak tahun 2014.

“Supaya kita bisa tahu apa motif sampai tidak ada habisnya yah dari 2014 saya melihat hingga 2017 yang bersangkutan menyerang pribadi pak Jokowi,” ujarnya. Lebih lanjut, ia mengatakan jika ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi tidak dihentikan maka dampaknya akan sangat berbahaya.

Baca: Polisi Akan Segera Panggil Saksi Terkait Akun Jonru Ginting

“Oleh karenanya tadi saya melaporkan ada beberapa posting-an yang latu diduga ditulis oleh yang bersangkutan dan itu menurut saya bisa memenuhi pasal 28 ayat 2 UU ITE,” ujar dia.

Dalam laporannya, Muhammad Zakir membawa beberapa bukti berupa tulisan dan unggahan Jonru yang dianggap menyebarkan kebencian sebanyak 40 screen shoot.

“Saya cek akunnya 1 juta lebih pengikutnya. Ini luar biasa, kalau dia memposting tulisan yang bernuansa kebencian kepada kelompok tertentu atau individu tertentu ditonton atau dilihat oleh jutaan pengikutnya ini enggak bisa dibiarkan,” kata dia.

Baca: Yusuf Muhammad: JONRU, SANG DAJJAL MEDSOS

Laporan polisi tersebut bernomor LP/4184/XI/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 4 September 2017. Jonru terancam Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE mengenai pencemaran nama baik dan atau fitnah yang bermuatan kebencian dan SARA. (SFA)

Sumber: Viva

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: