Asia

Kuwait Hentikan Visa Bagi Warga Korut dan Usir Dubes Pyongyang

Minggu, 17 September 2017 – 16.45 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KUWAIT – Kuwait dilaporkan telah meminta duta besar Korea Utara untuk meninggalkan negara Kuwait dan memutuskan untuk mengurangi tingkat perwakilan diplomatik Korea Utara di negaranya dan menyisakan 1 pekerja magang dan 3 diplomat saja, sebagaimana yang dilaporkan kantor berita “Anatolia”.

Baca: Korut Kembangkan Bom Hidrogen Berkekuatan Dekstruktif Dahsyat

Kantor berita Anatolia mengutip dari sumber diplomatik di Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan bahwa Kuwait telah mengatakan kepada kedutaan Korea Utara untuk mengurangi tingkat representasi diplomatiknya dan mengurangi jumlah diplomat menjadi 4 diplomat saja termasuk pekerja magang dari jumlah 9 diplomat sebelumnya.

Sumber tersebut mengatakan bahwa duta besar Korea Utara untuk Kuwait, Su Chang Sik akan meninggalkan negara tersebut dalam beberapa minggu ke depan bersama dengan diplomat lainnya.

Sumber tersebut menunjukkan bahwa langkah ini sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 2321, yang dikeluarkan pada Bulan November lalu sebagai tanggapan atas pelaksanaan uji coba nuklir kelima Korea Utara.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Kuwait mengenai tindakan ini, namun jika hal ini benar adanya maka Kuwait akan menjadi negara Arab pertama dan negara ketiga di dunia yang telah mengusir duta besar Korea Utara setelah Meksiko dan Peru.

Baca: Korut Kembangkan Rudal yang Mampu Capai Washington dan New York

Selain itu, Kuwait juga telah berhenti mengeluarkan visa bagi warga Korea Utara dan warga Korea Utara yang berada di Kuwait akan segera dideportasi setelah keperluan menetapnya berakhir.

Menurut angka tidak resmi, setidaknya ada sekitar 6.000 warga Korea Utara yang saat ini bekerja di Kuwait. Kuwait telah memutuskan untuk mengurangi jumlah diplomat Korea Utara dan telah berhenti mengeluarkan visa baru bagi warga Korea Utara dengan mengutip laporan PBB mengenai sanksi.

Baca: AS Desak 4 Negara Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Korut

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB baru-baru ini telah mengeluarkan sanksi baru terhadap Korea Utara sebagai tanggapan atas uji coba nuklir ke enam dan terkuat yag dilakukan Korea Utara. Meskipun ada serangkaian sanksi baru, namun Pyongyang tetap melepaskan sebuah rudal pada hari Jumat kemarin (15/09). (SFA)

Sumber: Arabic.rt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: