Headline News

Kuwait Bantah Laporan Reuters yang Tuduh Iran Selundupkan Rudal ke Yaman Melalui Perairannya

Kamis, 03 Agustus 2017 – 08.52 Wib,

SALAFYNEWS.COM, KUWAIT – Kuwait menolak laporan yang dikeluarkan oleh kantor berita Reuters yang mengklaim bahwa Iran telah menggunakan perairan Kuwait untuk memberikan bantuan senjata dan militer ke gerakan Houthi Ansarullah di Yaman. (Baca: Emir Kuwait: Arab Spring Adalah Era Kegelapan Dunia Arab)

Kantor berita Kuwait KUNA mengutip seorang sumber di Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan pada hari Rabu (2/08/2017) bahwa perairan negara tersebut berada di bawah kendali penuh angkatan laut dan penjaga pantai Kuwait, dan menambahkan bahwa tidak ada laporan tentang gerakan atau aktivitas laut yang mencurigakan.

Sumber Kementerian Luar Negeri meminta media untuk menyelidiki lebih banyak hal secara menyeluruh sebelum mengeluarkan berita tentang masalah ini. (Baca: Menlu Kuwait Ungkap Kegelisahan Saudi di Yaman)

Reuters mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya saat mengklaim pada hari Selasa bahwa Korps Pengawal Revolusi Iran telah mulai menggunakan rute baru untuk melintasi Teluk Persia untuk menyalurkan pengiriman senjata dan rudal ke gerakan Houthi. (Baca: Aksi Terorisme Bumerang bagi Prancis, Tunisia, Kuwait)

“Dengan menggunakan rute baru ini, kapal-kapal Iran memindahkan peralatan militer ke kapal-kapal yang lebih kecil di ujung Teluk Persia, di mana mereka menghadapi pengawasan yang kurang. Pengiriman dilakukan di perairan Kuwait dan di jalur pelayaran internasional yang ada, sumber-sumber tersebut mengklaim,” kata laporan Reuters tersebut. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: