Headline News

KURDI MEMANAS! Irak-Turki Mulai Latihan Militer Skala Besar di Perbatasan

Selasa, 26 September 2017 – 07.35 Wib,

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD – Tentara Irak memulai latihan militer besar dengan militer Turki di sepanjang perbatasan setelah referendum kemerdekaan yang kontroversial diadakan di wilayah Kurdi, yang menunjukkan pembangkangan terbuka terhadap pemerintah pusat di Baghdad.

Baca: Referendum Kemerdekaan Kurdistan Siasat Busuk Terbaru AS-Israel di Timteng

Kementerian Pertahanan Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita televisi berbahasa Arab al-Sumeria pada hari Senin bahwa “Letnan Jenderal Othman al-Ghanmi, kepala staf tentara, mengumumkan dimulainya latihan militer Irak skala besar di sepanjang perbatasan antara kedua negara.”

 

Perkembangan tersebut terjadi beberapa jam setelah para legislator Irak menuntut penempatan tentara ke daerah-daerah yang diperdebatkan dengan orang Kurdi di tengah meningkatnya ketegangan antara pemerintah Irak dan Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG), yang dipimpin oleh Massoud Barzani, dalam sebuah referendum yang tidak mengikat mengenai pemisahan Kurdi dari Irak.

Sebelumnya pada hari itu, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengumumkan bahwa tentara Irak akan ambil bagian dalam latihan militer Irak-Turki di sepanjang perbatasan.

Baca: Turki Desak AS Pecat Diplomatnya yang Dukung Kurdi

Pemungutan suara yang provokatif, yang diumumkan oleh KRG di awal tahun, diadakan di wilayah yang membuat masyarakat internasional khawatir, terutama di negara-negara regional, yang memperingatkan bahwa kemungkinan besar negara tersebut dilanda kekerasan dan konflik. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan pada hari Senin bahwa Ankara akan menutup perbatasan dengan Kurdistan Irak.

Pemimpin Turki tersebut tidak mengesampingkan intervensi militer di wilayah Kurdi Irak untuk melawan pembentukan negara Kurdi di perbatasan tenggara, yang mengindikasikan bahwa negara itu bisa menjadi tempat yang aman bagi militan Kurdi yang berperang melawan Ankara.

Turki sangat menentang referendum sejak awal dan telah memperingatkan bahwa disintegrasi Irak berpotensi berubah menjadi konflik besar.

Baca: Detik-detik Referendum Kemerdekaan Kurdi, Parlemen Irak Gaduh

Iran, pada bagiannya, telah mengumumkan bahwa mereka menentang skema “unilateral” untuk kemerdekaan Kurdistan Irak, yang menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dan stabilitas Irak dan menegaskan bahwa wilayah Kurdistan adalah bagian dari mayoritas orang Arab. Pada hari Minggu, Iran juga menutup wilayah udaranya ke semua penerbangan ke dan dari wilayah Kurdi atas permintaan pemerintah Irak. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: