Internasional

Kunjungan Hollande ke Baghdad dan Akhir Kisah Teroris ISIS di Irak

Selasa, 03 Januari 2017 – 09.45, 

SALAFYNEWS.COM, BAGHDAD – Teroris ISIS terdesak di Irak karena suksesnya pasukan Irak didukung tentara Hashd al-Shaabi melawan mereka, sesaat lagi Mosul akan kembali ke pangkuan Irak setelah lama dikuasai oleh teroris ISIS yang didukung barat dan beberapa negara teluk, khususnya Perancis dan Inggris yang telah banyak berperan, saat ini teroris ISIS ditinggalkan oleh negara-negara pendukungnya karena kekalahan demi kekalahan menimpa mereka. Inilah akhir kisah teroris ISIS di Irak. (Baca: Bongkar Kerjasama Rahasia Perusahaan Perancis “Lafarge” dengan ISIS di Suriah)

Menurut seorang penulis terkenal Inggris Patrick Cockburn menegaskan bahwa pemerintahan barat, khususnya pemerintah Perancis dan Inggris telah menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi kemunculan kelompok teroris ISIS, merekalah yang membukakan pintu bagi tersebarnya kelompok teroris itu di kawasan Timur Tengah dan sampai ke Eropa melalui dukungan yang disebut oposisi moderat di Suriah dan Libya, dimana kelompok oposisi tersebut berupaya untuk menghancurkan kedua negara itu melalui koalisi dengan rezim Saudi dan negera-negara Teluk.

Cockburn dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh surat kabar Inggris The Independent mencatat bahwa para pemimpin Barat selalu berusaha untuk lari dari tanggung jawab atas penyebaran sejumlah kelompok teroris di negara-negara Timur Tengah serta kemunculan ISIS terutama di Suriah dan Irak, mereka mengambil keuntungan dari keterlibatan media barat yang bermuka dua dalam menyikapi pemberitaan di media. (Baca: Penulis Inggris: Perancis dan Inggris Bertanggung Jawab Atas Penyebaran ISIS)

Presiden Perancis, Francois Hollande, pada hari Senin (02/01) memperkirakan pembebasan kota Mosul dan pemberantasan organisasi teroris ISIS di Irak akan terwujud dalam beberapa minggu, ia menekankan bahwa organisasi teroris ISIS akan mundur dan menarik diri akibat kemajuan pasukan Irak di medan perang.

Hollande mengatakan dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Irak, Haidar al-Abadi yang dikutip AlMaalomah (02/01) bahwa, “kita tidak lagi berbicara tentang beberapa tahun, tapi hanya beberapa minggu akan terwujud pembebasan Mosul dan pemberantasan ISIS”.

Hollande mengatakan bahwa “negaranya mendukung pasukan Irak dalam membebaskan Mosul dan menyediakan sarana untuk melindungi warga sipil di wilayah operasi”. Ia menekankan bahwa “ISIS akan mundur dan menarik diri di hadapan kemajuan pasukan Irak dan kita akan segera melihat akhir “kisah ISIS” di Mosul dalam waktu dekat”. (Baca: Rudal Rusia Terbaru “Satan 2” Yang Mampu Hancurkan Perancis)

Hollande tiba lebih awal di ibukota Baghdad yakni pada hari senin (02/01) dalam kunjungan resminya yang pertama sejak beberapa tahun. Dan kunjungan Hollande disambut dua ledakan besar di Sadr City yang menewaskan dan melukai puluhan orang. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: