Nasional

Krtikan Pedas Eko Kuntadhi Kepada Ustadz Abdul Somad, Dai Asal Jeplak

Senin, 12 Maret 2018 – 11.18 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kritikan pedas salah satu Netizen dan juga pegiat media sosial, Eko Kuntadhi kepada “Dai Asal Jeplak”, berikut ulasannya:

Dalam sebuah kesempatan Somad melontarkan omongan. Nabi Muhammad gagal menjadikan Islam sebagai rahmatan lilalamin. Hanya khilafah yang mampu menegakkan itu. Kata Somad dalam ceramahnya di depan anggota HTI, Rasulullah SAW hanya rahmatan lil alamin untuk dirinya dan keluarganya saja.

Baca: Netizen: Aku Tak Rela Nabiku Dihina dan Dilecehkan oleh Ustadz Abdul Somad

Orang-orang protes dengan pernyataan itu. Tapi tidak ada penjelasan berarti dari Somad. Isu berlalu begitu saja. Dan orang percaya bahwa Somad adalah seorang dai.

Pada kesempatan lain, Somad juga bicara bahwa penganut Islam bermazhab Syiah pantas diusir dari masjid. Dia memprovokasi orang untuk melakukan tindakan buruk kepada saudaranya sesama muslim. Padahal sejak dulu jutaan jamaah haji dari berbagai mazhab dalam Islam bebas memasuki dan beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Tidak pernah ada larangan untuk penganut mazhab manapun untuk bertamu ke rumah Allah dan bersimpuh di masjid Nabi. Tapi Somad rupanya merasa dirinya lebih dari para ulama besar dunia. Dia menyerukan sebaliknya. Dan ada orang yang lebih mengikuti anjuran Somad ketimbang mengkuti anjuran ulama-ulama besar agar umat Islam menjalin persatuan dan ukhuwah dengan berbagai mazhab pemikiran.

Baca: Jawaban Telak Sekjen Alsyami Kepada Ustadz Abdul Somad Terkait Suriah dan Assad

Ketika para ulama besar sedang menyerukan suara persatuan dan ukhuwah, Somad datang menyerukan pengusiran. Pada kesempatan lain, Somad bicara soal Bashar Assad. Katanya Assad adalah rezim yang membunuhi rakyatnya. Dia menuding Asaad dengan keji, seolah paling memahami kondisi Suriah.

Sebetulnya gak aneh. Tudingan Somad senada dengan tudingan Israel soal Assad. Senada dengan tudingan AS. Senada dengan tudingan Saudi Arabia. Bahkan senada dengan tudingan kaum teroris yang menghancurkan kehidupan rakyat Suriah dari segala penjuru.

Tentu saja banyak orang gerah dengan tudingan itu. Kemarin (07/03/2018) para alumnus lulusan Suriah menggelar pertemuan. Mereka bermaksud mengundang Somad. Tujuannya agar Somad mau mengklarifikasi pernyataan Somad mengenai kondisi Suriah dan peran Assad.

Undangan disampaikan secara resmi. Tapi tampaknya tidak ada reaksi positif dari Somad. Sampai pertemuan berakhir tidak ada kabar bahwa Somad bersedia hadir.

Baca: Bantah Ustadz Abdul Somad, Ini Penjelasan Ulama Al Azhar Tentang Islam Rahmatan Lil Alamin

Lalu siapakah yang sudah mendengar dan membaca tulisan Somad? Saya rasa banyak banget. Jikapun tabayyun itu didatangi Somad, rasanya belum tentu bisa mengikis habis informasi melenceng tentang Suriah yang sudah terlanjur dilontarkan. Apalagi jika tanpa tabayun.

Betapa ruwetnya hidup dijaman ini. Ketika sebuah informasi dilemparkan begitu saja dan orang malas mencari fakta. Akibatnya yang mereka percayai adalah kekacauan. Informasi mempengaruhi pandangan. Pandangan mempengaruhi sikap. Sikap terefleksi dalam perbuatan.

Dengan segala tingkah lakunya yang sembarangan mengobral informasi, plus tidak ada niat tulus untuk mengkoreksi ketika salah, Somad berisiko ikut membodohi publik.

Baca: Maaher Thuwailibi Bela Ustadz Abdul Somad, Ini Jawaban Pedas Yusuf Muhammad

Dalam ilmu logika, akan ada kesalahan berfikir di masyarakat. Sebab orang cenderung mempercayai kebenaran melihat dari siapa yang mengatakan bukan dari apa yang dikatakannya.

Istilahnya argumentum ad authority.

Kalau yang ngomong dai kondang, isinya pasti paten. Padahal dainya sendiri malas tabayun. Kacau, kan?

Kalau belakangan terjadi kekacauan cara berfikir umat, saya rasa, salah satunya disumbang oleh para dai yang asal njeplak kayak gini. (SFA)

Sumber: www.ekokuntadhi.com

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Ustadz Abdul Somad Hina Rais Syuriah PBNU | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: