Fokus

Kronologi dan Klarifikasi Pembatalan Ceramah Ustad Abdul Somad di PLN Disjaya

Jum’at, 29 Desember 2017 – 12.53 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kemaren tidak jadinya ceramah di hongkong dari simpatisannya ada yang membuat Fitnah, menuduh dan bikin Hoax ditujukan kepada Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj sebagai dalangnya. Ironisnya, banyak muslim yang tidak waras otak dan hati mempercayainya. Ada juga dari mereka yang membuat hoax dengan mencatut nama Raja Brunei. Dari Brunei tahu pencatutan itu, akhirnya salah satu Fans Page Brunei mengklarifikasi. Malu-maluin aja. Dan sekarang buat hoax lagi. terkait Persekusi? Hoax Provokatif dan Kebohongan harus ditolak. Berita ini sudah di klarifikasi oleh pihak PLN. Muslim yang waras otaknya tidak mudah percaya media, meskipun itu datang dari yang mengatasnamakan Mediamuslimin.

Akibat batalnya ceramah Ustad Abdul Somad di Masjid Nurul Falah, pihak PLN Disjaya menjadi perbincangan. Serikat Pekerja PLN memberikan penjelasan dan kronologi pembatalan.

Baca: Eko Kuntadhi Bongkar Fakta Dibalik Pemecatan Jurnalis Top Skor yang Kritik Somad

Berikut ini penjelasan Serikat Pekerja PLN yang disampaikan melalui Kepala Humas PLN I Made Suprateka:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Menanggapi pemberitaan beberapa media perihal statement dari DPD SP PLN Disjaya mengenai penundaan acara Tabligh Akbar oleh Ustad Abdul Somad yang sudah berkembang dimedia sosial dan online, berikut disampaikan kronologis penjelasan dari hasil komunikasi dengan pihak Panitia Pelaksana Tabligh Akbar tersebut sebagai berikut:

Baca: Media Top Skor Pecat Zulfikar Akbar, Ini Satire Pedas Denny Siregar Kepada Somad

  • Pelaksanaan Tabligh Akbar di Masjid Nurul Falah PLN Disjaya sebenarnya merupakan kegiatan internal pengajian rutin bulanan.
  • Dalam pelaksanaan kegiatan serupa yang pernah mendatangkan para dai kondang seperti Ustadz Arifin Ilham, Koko Liem, dll… dihadiri jamaah pengajian sekitar 1.000 orang sebagaimana kapasitas daya tampung Masjid Nurul Falah.
  • Namun untuk penyelenggaraan Tabligh Akbar kali ini karena tausiyah diisi oleh Ustadz Abdul Somad dan sangat viral diberitakan oleh media sosial maka Panitia memprediksi jumlah jamaah yang hadir bisa mencapai 5.000 orang atau bahkan lebih.
  • Karena kondisi tersebut di atas serta mengingat kapasitas daya tampung Masjid Nurul Falah yang tidak mencukupi meski telah dilakukan pemasangan tenda tambahan maka demi kenyamanan jamaah dalam mengikuti tausiyah UAS yang menyejukkan, dilakukan upaya untuk memindahkan tempat pelaksanaan acara tabligh akbar ke tempat yang lebih representatif sejak 2 hari sebelumnya yaitu Masjid Istiqlal, Masjid Sunda Kelapa atau Masjid Balai Kota.
  • Panitia telah berupaya melakukan komunikasi dengan pihak pengelola di ketiga tempat tersebut dan menyatakan bersedia kecuali pihak pengelola Masjid Istiqlal yang baru memberikan jawaban kesediaannya jam 08.30 WIB tadi pagi.
  • Panitia Pelaksana Tabligh Akbar juga melakukan komunikasi dengan pihak Manajemen UAS terkait dengan upaya pemindahan lokasi acara tersebut, namun pihak Manajemen UAS masih menginginkan acara dilaksanakan tetap ditempat semula karena perlu berkomunikasi dahulu dengan UAS.
  • Panitia Pelaksana juga mencoba melakukan komunikasi langsung dengan UAS bahkan sampai dengan saat penjemputan beliau di Bandara namun karena beliau sedang istirahat maka komunikasi dilakukan dengan pihak Manajemen UAS kembali.
  • Akhirnya atas pertimbangan tersebut diatas maka dicapai kesepakatan antara pihak Panitia Pelaksana Tabligh Akbar dengan pihak Manajemen UAS untuk melakukan penundaan pelaksanaan acara tersebut dan akan dijadwalkan ulang kembali.
  • Sebenarnya pihak Panitia Pelaksana Tabligh Akbar sudah mencoba mencarikan penceramah pengganti.
  • DPD SP PLN Disjaya akan terus bersinergi dengan Manajemen PLN Distribusi Jakarta Raya untuk membangun Hubungan Industrial yang harmonis.

Baca: Fakta Kenapa Ustad Abdul Somad di Deportasi dari Hongkong

Kiranya tulisan ini bisa mengklarifikasi atas permasalahan yang ada dan kami atas nama DPD SP PLN Disjaya tidak pernah bermaksud membuat mendiskreditkan pihak manapun. Akhirul kalam, wabillahi taufik walhidayah.. Wassalamu’alaikum Wr Wb. (SFA)

Sumber: Detik News

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: