Fokus

Kritikan Pedas Yusuf Muhammad Kepada Sandiaga Uno

Jum’at, 20 Januari 2017 – 13.32 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan, pihaknya akan menata tempat-tempat hiburan malam di DKI Jakarta. Salah satu penataan yaitu menjadikan tempat hiburan malam tersebut bernuansa syariah. Jika terpilih memimpin Jakarta bersama pasangannya, calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menurut Sandiaga, tidak ada lagi model tempat hiburan yang selalu dipandang sebagai tempat prostitusi. (Baca: Yusuf Muhammad: Aher Kader PKS Gubernur Dzalim dan Tak Berakhlaq)

“Jadi kalau hiburan malamnya dikemas dalam bentuk hiburan malam yang syariah dan meningkatkan perekonomian ya ini kami akan dorong,” kata Sandiaga di Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017.

Pernyataan Sandiaga ini langsung mendapat respon dari pegiat Sosial Media Yusuf Muhammad dalam akun facebooknya, dia keluarkan kritikan pedas tentang bagaimana membuat hiburan malam Syariah, berikut tulisannya:

Saya masih bingung dengan konsep yang disampaikan Sandiaga Uno (SU) tentang “Hiburan Malam Bersyariah.”

SU berencana akan mengemas konsep hiburan malam bersyariah. Bayangan saya, jika benar terjadi mungkin mereka yang mau “Cubbing” harus pakai baju Gamis dan jilbab. Ada juga yang pakai jubah dan sorban di kepala, atau sambil bawa tasbih yang diputar-putar dan geleng-geleng kepala, karena hiburan malam sudah bersyariah. (Baca: Surat “Panas” Denny Siregar Kepada Anies Baswedan)

Entahlah… Jujur aja saya masih bingung untuk membayangkannya, apalagi menerapkan konsep yang dimaksud SU tersebut.

Sebelumnya kita juga dijelaskan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang konsep “Rumah Apung” di Jakarta. Konsep itu rencananya akan diterapkan guna menangani soal banjir di Jakarta yang selama puluhan tahun terjadi. Dari penjelasan AHY kala itu, saya pun gagal paham dan sulit mencerna maksud dari penjelasannya.

Jika baru menjelaskan saja sulit, apalagi menerapkannya? Tentu akan lebih sulit lagi. Ah… Sudahlah kita kembali lagi kepersoalan konsep hibuaran malam bersyariah versi SU.

Anies pernah menyinggung soal Alexis, yang katanya ada prostitusinya dan akan ditutup. Lucunya SU justru berencana akan menjadikan hiburan malam bersyariah, dari sini sebenarnya sudah kontra produktif. Satunya minta ditutup, satunya akan menjadikan syariah, biar halalan toyibah nan barokah. (Baca: Yusuf Muhammad: Blunder Sby di Pilkada DKI)

Konsep SU ini sebenarnya bagus, namun dikhususnkan bagi 7 juta umat yang percaya uang rupiah itu berlogo PKI, menganggap bumi itu datar dan Equil minuman haram yang memabukkan. Konsep SU ini tidak berlaku bagi kita yang masih percaya bumi itu bulat dan Equil adalah sejenis minuman biasa yang halal dan tidak memabukkan. (Baca: Menkopolhukan ‘Luhut Pandjaitan’ Semprot Kivlan Zein Soal Isu PKI)

Entah siapa yang waras dan siapa yang tidak, karena kehidupan dunia ini makin lama semakin menunjukkan massa limitnya, yang halal diharamkan dan yang haram dihalalkan. Kita akan selalu dihadapkan dengan hal-hal yang berbau agamis, namun sejatinya menyesatkan. Jadi harus pandai menggunakan akal.

“Kapan ada hiburan siang bersyariah, pak Uno?”. “Tunggu lebaran kuda, Yusuf..!” (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Denny Siregar: Jebakan Betmen Sandiaga Uno? | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: