Analisis

Kritikan Pedas Politisi Lebanon Kepada Putra Mahkota Saudi Terkait Reformasi Kerajaan

Minggu, 26 November 2017 – 09.23 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LEBANON – Pemimpin Partai Sosialis Progresif Lebanon (PSP), Walid Jumblatt, memperingatkan Arab Saudi bahwa rencana modernisasi kerajaan tersebut akan berakhir dengan kegagalan kecuali Riyadh menghentikan agresi barbarnya di negara miskin Yaman.

Baca: Kampanye Busuk Mohammed Bin Salman Terkait ‘Islam Moderat’ di Saudi

Mengomentari Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam tweetnya pada hari Sabtu, Jumblatt mengatakan, “Tantangannya sangat besar dan modernisasi Kerajaan adalah kebutuhan Islam dan Arab, namun misi ini tidak dapat berhasil saat perang Yaman berlanjut”.

“Cukup kehancuran dan pengepungan di Yaman serta cukup menguras manusia dan material orang-orang dan sumber daya Kerajaan”, tambahnya. “Biarkan orang Yaman memilih siapa yang diinginkannya,” kata politisi veteran Lebanon itu.

Baca: Analis: Bin Salman korbankan Palestina hanya untuk normalisasi hubungan dengan Israel

Jumblatt juga menyinggung pengunduran diri mengejutkan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri saat di Saudi dan mengkritik cara Hariri diperlakukan oleh “beberapa kalangan Saudi” -pertama kalinya politisi veteran Lebanon secara langsung mengkritik Saudi mengenai krisis politik baru-baru ini di Lebanon. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: