Headline News

Krisis Timur Tengah, Saudi Larang Warga Muslim Qatar Beribadah Haji

Senin, 12 Juni 2017 – 01.15 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TIMUR TENGAH – Krisis Timur Tengah berbuntut panjang. Setelah Riyadh memutuskan hubungan diplomatiknya, kini Arab Saudi melarang warga Qatar ke Masjidil Haram di Mekkah untuk beribadah haji tanpa alasan yang jelas. (Baca: Ulama Pakistan Kecam Saudi Tak Berikan Kebebasan Berhaji)

Arab Saudi negara Wahabi dan telah keluar dari ruang lingkup keagamaan, haji adalah merupakan bisnis Saudi, bahwa menunaikan ibadah haji adalah hak seluruh umat Islam sedunia khususnya rakyat muslim Qatar, Ka’bah adalah milik seluruh muslimin bukan di monopoli oleh Saudi.

Menurut laporan koran Al Sharg, Sabtu, 10 Juni 2017, seperti dikutip Al Jazeera, Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHRC) menerima keluhan dari warga Qatar yang akan memasuki Masjidil Haram di Mekah yang dicegah oleh otoritas Saudi. (Baca: Antara Haramain dan Kerajaan Arab Saudi)

Kepala NHRC, Ali bin Smaikh al-Marri, mengatakan bahwa insiden pencegahan itu adalah pelanggaran mencolok terhadap hak melaksanakan ibadah sebagaimana diatur dalam konvensi hak asasi manusia.

“NHRC mengutuk pelanggaran hak asasi manusia untuk melaksanakan ibadah yang dijamin dalam konvensi hak asasi manusia,” tulis Al Sharq.

Lembaga hak asasi Qatar ini mengatakan perlu dicatat bahwa tidak biasa otoritas Saudi menanyai orang-orang yang akan memasuki Masjidil Haram atas dasar etnis atau aliran. (Baca: “ISLAM” Saudi Rasa Israel)

Sejak krisis Teluk meletus, slogan dukungan dan menentang Qatar menjadi diskusi hangat di media sosial Twitter dalam bahasa Arab. Media ini sekarang populer di dunia Arab, khususnya Saudi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: