Eropa

“Kraken” Nama Drone Siluman Berhulu Ledak Nuklir Rusia Terbaru

Minggu, 04 Maret 2018 – 17.11 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Hanya dalam waktu sehari, beragam usulan dilayangkan masyarakat ke Kementerian Pertahanan Rusia untuk nama dari senjata nuklir terbaru. Salah satu usulan tersebut adalah “Kraken”.

Baca: WOW! Zircon, Rudal Hipersonik Rusia yang Tak Bisa Dicegat Atau Dihancurkan

Kraken -monster laut raksasa dalam sejumlah cerita fiksi- merefleksikan kekuatan dari drone bawah laut milik Rusia yang mampu meluncurkan misil berhulu ledak nuklir. Drone ini mampu bergerak tak terdeteksi ke dekat wilayah pesisir musuh.

Selain Kraken, seperti dikutip Guardian, Sabtu 03 Maret 2018, terdapat beberapa usulan unik lainnya dalam kontes penamaan senjata nuklir. Ada yang mengusulkan senjata ini dinamakan “Sanksi,” sebagai sindiran kepada negara Barat yang menjatuhkan sanksi kepada Rusia atas aneksasi Krimea.

Baca: Rusia Gelar Parade Militer Akbar Pesawat Canggih dan Terbaru di Suriah

Ada juga yang mengusulkan “Cair,” yang juga merupakan sarkasme bahwa senjata nuklir terbaru ini mampu mencairkan ketegangan antara Rusia dengan Amerika Serikat (AS).

Terinspirasi gerakan patriotik, ada juga beberapa yang mengusulkan agar senjata nuklir ini diberi nama pahlawan Rusia, bahkan termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Berbicara pada Jumat kemarin di Kaliningrad, Putin menggembor-gemborkan mengenai senjata nuklir terbaru Rusia. Ia mengatakan teknologi drone bawah laut, misil jelajah dan antar-benua milik Negeri Beruang Merah ini sudah hampir mirip dengan yang ada di film-filim fiksi ilmiah.

“Banyak negara mencoba membuat senjata seperti ini, tapi gagal. Kami berhasil karena adanya material-material terbaru,” ungkap Putin.

Baca: Pentagon Ketakutan, Rusia Persiapkan Perang Nuklir

Seiring terus berjalannya kontes pemberian nama, otoritas Rusia menegaskan Putin tidak berniat berlomba-lomba membuat senjata dengan negara lain. Pengumuman Putin bertujuan mengingatkan AS bahwa Moskow dan Washington itu setara.

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon menyinggung mengenai pernyataan Putin, dengan mengatakan bahwa pertahanan Negeri Paman Sam siap melindungi negara, tanpa menyebut Rusia secara spesifik. (SFA/Medcom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: