Headline News

Konferensi Kemunafikan Saudi dan Koalisi Internasional Digelar

Senin, 16 Januari 2017 – 09.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Ketua Pusat Studi Srategis, Watsiq al-Hashemi menjelaskan pada hari minggu (15/01) bahwa Arab Saudi tengah berusaha untuk meligitimasi agresinya terhadap Yaman melalui konferensi pimpinan koalisi internasional yang diselenggarakan di ibukota Riyadh. (Baca: Perang Yaman Kutukan Bagi Dinasti Kerajaan Saudi)

Al-Hashemi mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada AlMaalomah (15/01) bahwa “pemerintah Arab Saudi ingin memberikan legitimasi internasional atas serangan udaranya terhadap warga sipil di Yaman melalui konferensi dan pertemuan negara-negara anggota koalisi internasional dan negara-negara Islam sebelum presiden AS yang baru Donald Trump menjabat”.

Al-Hashemi menambahkan bahwa “negara-negara pendukung konferensi yang diklaim sebagai konferensi perlawanan terhadap terorisme ini mengabaikan kenyataan bahwa tanpa mengundang Suriah dan Irak maka usaha mereka akan gagal”.

Ia juga mengatakan bahwa “Arab Saudi akan gagal untuk mendapatkan legitimasi hukum dari aliansi militernya di Yaman karena adanya dua kekuatan besar yang menentangnya yakni Iran dan Rusia”. Ia menjelaskan bahwa “Teheran dan Moskow mampu untuk menggagalkan rencana busuk koalisi militer pimpinan Saudi di Yaman sebagaimana keduanya telah menggagalkan operasi militer Saudi di Suriah”.

Pemerintah Arab Saudi menjadikan negaranya sebagai tuan rumah dari pertemuan gabungan negara-negara anggota koalisi internasional pimpinan Saudi yang diselenggarakan di Riyadh yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 14-15 januari 2017. Konferensi ini dihadiri oleh pimpinan anggota koalisi internasional yang mengkalim sedang memerangi kelompok teroris ISIS, dimana mereka mengabaikan pernyataan terakhir dari pertemuan yang berakhir hari minggu (15/01) mengenai peran Irak dan Suriah dalam memerangi kelompok teroris ISIS yang telah mendekati penguasaan penuh pada kota Mosul yang merupakan basis terbesar ISIS di Irak, serta mengabaikan kemenangan yang telah dicapai pasukan Irak dalam berbagai sisi yang terwujud dalam pembebasan kota Mosul di berbagai wilayah bagiannya”. (Baca: 5 Alasan Monarki Wahabi Saudi Lakukan Kejahatan Terhadap Yaman)

Sebelumnya, pada hari minggu (15/01), Komite Pertahanan dan Keamanan Parlemen mengatakan bahwa pertemuan pemimpin anggota koalisi internasional pimpinan Saudi di Riyadh yang mengklaim sedang memerangi terorisme ini cukup mengejutkan, di mana komite ini menjelaskan bahwa untuk memerangi organisasi teroris sebenarnya dimulai dengan memerangi pemikiran dan paham Wahabisme. Dan sudah menjadi rahasia umum bahwa paham Wahabisme tumbuh subur dan berkembang dengan baik di negara Saudi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: