Asia

KOMPAK! BRICS Tolak Semua Tekanan

Minggu, 16 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, INDIA – KTT BRICS yang diadakan di India dihadiri oleh seluruh anggota Negara, termasuk Presiden Rusia sepakat mengatakan “Kami Menolak Semua Tekanan”. Presiden Rusia Vladimir Putin, tiba hari Sabtu, di Ghoa India untuk menghadiri BRICS dan mengadakan sejumlah pertemuan bilateral.

KTT BRICS  berlangsung dua hari 15-16 Oktober, ini adalah sebuah organisasi yang beranggotakan Negara Rusia, Brazil, India, China, dan Afrika Selatan. (Baca: Runtuhnya Kekuasaan Amerika di Dalam dan Luar Negeri)

Yuri Ushakov, pembantu presiden Vladimir Putin menjelaskan dihadapan para wartawan bahwa Putin akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi yang akan menjalin kemitraan di bidang energy nuklir. Putin juga bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan mengundangnya untuk berkunjung ke Rusia di tahun 2017, sebagaimana Putin juga berharap bertemu mitranya Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.

Sesuai dengan pernyataan Putin pada kantor berita”Novosti” Rusia, akan berdialog dengan pemimpin BRICS seputar isu isu utama Internasional, dan ia mengatakan bahwa Rusia bertekad untuk bekerjasama dalam memerangi terorisme, bahaya narkoba dan korupsi. Diharapkan dalam KTT ini, mengeluarkan pernyataan, menentukan langkah prioritas kerjasama jangka pendek, ditambah kerjasama dibidang ekonomi, keuangan dan kemanusiaan.

Putin menjelaskan bahwa BRICS menolak segala bentuk tekanan, dan hal itu akan tercermin dalam laporan KTT. Ia juga mengatakan bahwa negaranya bekerjasama dengan India dalam organisasi multilateral seperti BRICS, Kelompok dua puluh Negara dan PBB, yang membuat keduanya sebagai “Mitra Strategis”, yang akan mengubah aliansi keduanya untuk memusatkan pada “menjamin stabilitas keamanan dan strategis serta membangun sistem keadilan internasional”. (Baca: China Singkirkan Dominasi Dolar AS)

Pidato Putin ini datang pada kesempatan ulang tahun ke 16 penandatanganan ”Deklarasi Kemitraan” antar kedua Negara, dalam sebuah wawancara dengan media India.

KTT tahun lalu berlangsung di Ibu kota Rusia, Moskow, dimana Rusia menjadi pemimpin BRICS pada bulan April 2015, selama periode 1 tahun, dan Moskow mencoba untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal di momen ini, untuk mempengaruhi format sistem keuangan global, dan didukung dengan munculnya blok blok baru, dan pembentukan bank investasi Asia di bidang infrastruktur yang didukung oleh China. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: