Internasional

Komandan Operasi Aleppo: AS, Saudi dan Israel Pindahkan Teroris dari Mosul ke Suriah

Rabu, 19 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, ALEPPO – Komandan operasi lapangan di Aleppo, mengungkapkan dalam sebuah pernyataan khusus kepada kantor berita al-Mayadin bahwa ia memiliki informasi yang menjelaskan bahwa Amerika telah bekerjasama dengan Saudi dan Israel untuk menarik ISIS keluar dari Mosul dengan cara damai. Bahkan ia juga menyatakan bahwa AS telah menginstruksikan kepada para militan untuk mengganggu masuknya bantuan kemanusiaan ke Aleppo. Ia mengatakan, “AS, Saudi dan Israel tengah berusaha untuk memindahkan para militan ISIS dari Mosul ke Suriah setelah pembebasan kota Mosul”. (Baca: ISIS Umumkan Penarikan Dirinya dari Mosul Beberapa Jam Sebelum Ditumpas)

Komandan operasi Aleppo ini telah mengungkapkan bahwa Amerika bekerjasama dengan Arab Saudi dan Israel untuk membebaskan Mosul dari tangan ISIS dengan jalan damai, dan hal ini menunjukkan bahwa dukungan yang telah diberikan Israel kepada organisasi teroris ISIS harus terus berlangsung. Ia juga mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada al-Mayadin bahwa AS, Saudi dan Israel sedang memindahkan para militan ISIS ke Suriah tanpa masalah apapun. (Baca: Inilah Rencana “B” Erdogan di Mosul)

Komandan Operasi lapangan Aleppo ini juga merasa bahwa ia harus mengungkapkan mengenai badan internasional yang menghalangi tercapainya solusi di Aleppo. Ia mengungkapkan mengenai kerjasama yang terjalin dengan pemerintah Suriah untuk menciptakan solusi bagi masuknya bantuan kemanusiaan untuk warga sipil, namun informasi yang ia peroleh menyebutkan bahwa telah ada instruksi dari luar Suriah yang ditujukan kepada para militan untuk menghalang-halangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Suriah. Dan instruksi ini ternyata dikeluarkan AS, Saudi dan Israel.

Ia juga menekankan pentingnya dilakukan perundingan untuk mendapatkan solusi yang bisa menghindarkan warga sipil dari bahaya apapun dari konflik yang sedang terjadi di Suriah. Ia mengatakan bahwa solusi ini adalah pekerjaan rumah khusus bagi pemerintahan Bashar Assad, Suriah, dan ia menekankan bahwa “kami akan berjuang hingga titik darah penghabisan”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: