Headline News

Komandan ISIS di Hawija, Irak, Nyatakan Diri Sebagai Pengganti Al-Baghdadi

Kamis, 13 Juli 2017 – 08.07 Wib,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Pentolan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Hawija, Irak, menyatakan diri sebagai khalifah atau pemimpin tertinggi menyusul laporan menyebut Abu Bakar al-Baghdadi sudah tewas. (Baca: ISIS Bakar Hidup-hidup Calon Pemimpinnya “Abu Qutaibah” Karena Sebut Kematian Al-Baghdadi)

“Abu Haitham al-Obaidi, wakil Wali Kota ISIS di Hawija mengumumkan dirinya sebagai khalifah baru setelah kabar kematian Baghdadi sudah terkonfirmasi,” ujar Jabbar al-Maamouri, pemimpin Pasukan Mobilisasi Populer dalam pernyataannya kepada Al Sumaria News, seperti dilansir laman Iraq News, Selasa (11/7).

Dia mengatakan Obaidi adalah pemimpin militer senior dan sudah menggiring ribuan pendukung setianya ke sebelah barat Hawija untuk menyiapkan pertempuran melawan para penentangnya.

“Hawija menjadi ajang pertumpahan darah sesama anggota ISIS. Ini yang terparah sejak mereka (ISIS) menguasai Hawija pada Juni 2014,” kata Maamouri. (Baca: WOW! Keluarga Khalifah ISIS Abu Bakar Baghdadi Ada di Solo Indonesia)

Sumber lokal mengatakan kepada Alsumaria News, ISIS mengumumkan masa berkabung atas kematian Baghdadi dan berencana mendeklarasikan penggantinya.

Stasiun televisi Irak Al Sumaria TV mengutip seorang sumber di Provinsi Nineveh yang menyebut kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membenarkan kematian pemimpin mereka Abu Bakar al-Baghdadi.

Menurut sumber itu, ISIS mengumumkan pernyataan singkat yang melaporkan kematian Baghdadi sekaligus menyebut nama sosok penggantinya di Kota Tal Afar, sebelah barat Mosul, seperti dilansir laman Sputnik, Selasa (11/7). ISIS juga meminta para anggotanya tetap tegar dengan kabar ini. (Baca: Abu Bakar Baghdadi Perintahkan Anggotanya Untuk Lari dan Sembunyi)

Sumber Al Sumaria juga mengatakan setelah pengumuman itu situasi menjadi kacau dan kelompok pendukung setia dan penentang Baghdadi saling berkelahi sehingga sejumlah orang ditangkap dan ISIS memberlakukan jam malam di kota itu.

Pada 16 Juni Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Baghdadi kemungkinan besar sudah tewas akibat serangan udara militer Rusia ke sebuah pusat komando ISIS di pinggiran selatan Kota Raqqa akhir Mei lalu. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: