Headline News

Komandan Baru Teroris Faylaq Rahman Suriah Curi Uang 242.000 US

Komandan Faylaq al-Rahman Abdolnasser Shamir

SURIAH – Komandan Faylaq al-Rahman Abdolnasser Shamir mencuri uang senilai 242.000 dolar, milik sumber daya keuangan kelompok teroris, setelah laporan sebelumnya bahwa Kepala Kantor politik Jeish al-Islam Mohammad Aloush telah mencuri puluhan juta dolar, seperti dilansir FNA (14/05).

Baca: BANGKRUT! Teroris ISIS Cari Uang dari Bisnis Judi Online

Sumber yang berafiliasi dengan teroris melaporkan pada hari Senin bahwa apa yang disebut ‘Dewan Gubernur Jenderal Departemen’ Damaskus, yang berafiliasi dengan Faylaq al-Rahman baru-baru ini menulis surat setelah dipindahkan ke Suriah Utara, menuntut pengembalian uang 242.000 dolar dan 783.000 Lira Suriah yang telah diberikan kepada Shamir.

Mereka menambahkan bahwa Shamir telah mengklaim bahwa uang telah dihabiskan untuk ruang operasi dan militan selama pertempuran melawan tentara Suriah, dan menekankan bahwa langkah-langkah keuangan yang dibuat oleh komandan Faylaq al-Rahman telah menciptakan perselisihan di antara para militan.

Baca: FRUSTASI! ISIS Curi Uang dan Bunuh Pejabat Senior Pemegang Dana Hasil Minyak

Teroris telah terlibat dalam perselisihan internal atas masalah keuangan dan mencuri barang antik kuno sejak pindah dari Ghouta Timur ke Suriah Utara.

Dalam perkembangan yang relevan awal bulan ini, aktivis media mengatakan setelah Aloush mengundurkan diri dari jabatannya bahwa ia telah mencuri puluhan juta dolar dari kelompok teroris dan menjalankan aktivitas perdagangan di Turki.

Aktivis media yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok pembangkang melaporkan bahwa Aloush telah mencuri 47 juta dolar dari Jeish al-Islam sebelum pengunduran diri dan telah membeli restoran dan pusat komersial dan bisnis di Istanbul dan Jeddah di Arab Saudi.

Baca: Mantan Tawanan Teroris Suriah Beberkan Wajah Iblis ISIS

Berdasarkan laporan, komandan Jeish al-Islam telah meminta Aloush untuk mengembalikan sejumlah besar uang yang telah dibayarkan kepada kelompok teroris awal tahun ini. Aloush mengundurkan diri dari jabatannya setelah Jeish al-Islam menderita kekalahan berat dalam bentrokan terakhir dengan tentara Suriah dan kehilangan benteng utamanya di Ghouta Timur.

Alloush mengundurkan diri dari jabatannya tanpa memberikan rincian. Alloush mengatakan dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada kepemimpinan dan individu Jeish al-Islam bahwa dia secara terhormat telah dipilih untuk melayani mereka selama bertahun-tahun sejak pembentukan kelompok hingga hari ini, dan membenarkan pengunduran dirinya karena keyakinannya untuk memberi ruang bagi energi baru. Alloush adalah salah satu pendiri Jeish al-Islam dan bergabung dengan jajarannya sejak awal tahun 2011. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: