Amerika

Koalisi Internasional Akui 75% Warga Sipil Irak dan Suriah Tewas di Masa Trump

Senin, 29 Januari 2018 – 03.27 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Data yang dikeluarkan oleh koalisi internasional pimpinan AS di Irak, pada hari Sabtu (27/01) menyatakan bahwa tiga perempat dari warga sipil (75%) yang  tewas dalam serangan udara terhadap ISIS di Irak dan Suriah terjadi di bawah kepemimpinan presiden Donald Trump.

Baca: Inilah Wajah “Culas” Amerika di Irak, Senat Desak Trump Dukung Kemerdekaan Kurdi

Surat kabar Inggris “The Independent” menyebutkan dalam laporannya yang dikutip oleh Al-Maalomah bahwa “militer AS mengakui 831 warga sipil telah terbunuh selama periode ini”.

Surat kabar ini mengatakan bahwa “data yang diungkap oleh kelompok gabungan koalisi internasional menyebutkan bahwa jumlah warga sipil yang terbunuh dalam serangan udara sebelum Trump menjabat sebagai presiden AS tidak lebih dari 188 warga sipil, namun jumlah ini meningkat secara signifikan selama 12 bulan terakhir”.

Baca: RUSIA MARAH.. Kosachev: Riyadh Tak Pernah Sebut Amerika Sebagai Agresor di Suriah-Irak

Kelompok gabungan ini juga mengatakan dalam laporan terkahirnya bahwa “walaupun koalisi internasional ini mengklaim dapat mengurangi resiko jatuhnya korban sipil, namun nyatanya jatuhnya korban sipil dan terjadinya konflik sipil tidak terhindarkan, bahkan masih ada korban-korban akibat serangan udara koalisi ini yang jumlahnya masih belum diketahui.

Surat kabar Inggris ini mengatakan bahwa “banyak ahli di koalisi ini yang mengkritik kegagagalan dalam memperkirakan jumlah kematian warga sipil dan tidak merilis jumlahnya setiap bulan hingga Maret 2017”.

Surat kabar The Independent bahkan menegaskan bahwa “jumlah serangan udara yang dilancarkan koalisi, di mana hampir seluruhnya dilakukan oleh pesawat AS, telah meningkat sebesar 50% di Irak dan Suriah pada tahun 2017 dibandingkan tahun sebelumnya dan kematian warga sipil juga meningkat sebesar 215%”.

Baca: Hizbullah Irak: “Peluru” Satu-Satunya Bahasa Kami dengan Amerika

Surat kabar The New York Times telah menyebutkan dalam sebuah laporan sebelumnya bahwa “koalisi internasional sejauh ini telah melakukan 27.500 serangan udara dan menyebarkan segala macam senjata, mulai dari pembom B-52 di Vietnam hingga pesawat tanpa awak modern dari jenis Predator. (SFA)

Sumber: Al Maalomah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: