Amerika

Koalisi AS Akui Gunakan Bom Fosfor Putih di Suriah

Minggu, 11 Juni 2017 – 00.13 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Koalisi internasional yang dipimpin oleh AS telah mengakui bahwa koalisi mereka menggunakan amunisi yang mengandung fosfor putih di Suriah yang dilarang secara internasional. (Baca: Bashar Ja’fari: Pemberontak Ahrar Al-Sham Akan Gunakan Fosfor Putih Untuk Bantai Rakyat Suriah)

Koalisi internasional mengakui dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Novosti Rusia bahwa penggunaan amunisi yang mengandung fosfor putih dilakukan untuk menyingkap kabut asap dan operasi kamuflase dan menentukan pos-pos ISIS dalam upaya gagal mereka untuk membenarkan kejahatan mereka.

Koalisi AS ini mengklaim dalam pernyataannya bahwa pihaknya melakukan sesuatu yang disebut “tindakan rasional dan bijaksana untuk mengurangi resiko yang timbul dengan menggunakan amunisi fosfor putih dalam tingkat yang terendah”. Dan atas nama pertempuran melawan ISIS, koalisi internasional yang didukung AS menjatuhkan fosfor putih dalam serangan udaranya di Suriah. (Baca: Riyadh Haddad: Oposisis Moderat Disuplai Senjata Kimia Oleh Negara Pendukung Terorisme)

Sebagaimana yang dilaporkan, jet-jet tempur milik koalisi internasional yang dipimpin AS ini telah melancarkan 25 serangan udara selama 24 jam terkahir di wilayah pemukiman di kota Raqqah di mana beberapa serangan udara tersebut menggunakan bom fosfor putih yang dilarang secara internasional, sebagaimana yang diungkapkan para aktivis setempat di situs jejaring sosial. Serangan ini setidaknya menewaskan 17 warga sipil, termasuk 12 orang tewas dalam serangan yang dilancarkan di kedai internet di wilayah Jazra yang dekat dengan sungai Eufrat.

Fosfor putih adalah senjata pembakar yang bisa melelehkan daging manusia dari tulang. Fosfor putih terbakar pada suhu yang sangat tinggi saat terpapar udara, menimbulkan risiko mematikan bagi warga sipil.

Perlu diingat bahwa beberapa konvensi internasional melarang penggunaan amunisi fosfor putih sebagai senjata dalam perang, seperti dilansir Sana (10/06).

Sejak terbentuknya koalisi AS secara ilegal yang berada di luar keputusan DK PBB, jet-jet tempur koalisi AS telah melakukan banyak pembantaian yang telah merenggut ratusan jiwa warga Suriah di berbagai daeran, terutama di provinsi Deir Ezzur, Aleppo dan Raqqah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: