Nasional

Klarifikasi MUI Tentang Rangkuman Irfan Helmi Adalah Bohong dan Fitnah

24 Februari 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA  – Kedatangan Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Muhammad al-Thayyeb membuat para kelompok intoleran dan khilafah kebakaran jenggot, apalagi media-media yang memutarbalikkan fakta dan berita, situs resmi panitia yang mendatangkan beliaulah yang layak dijadikan rujukan pemberitaan karena panitialah yang bertanggung jawab atas semua pemberitaan yang ada. Inilah website panitia dan penyelenggara kedatangan beliau : Ikatan Alumni Al-Azhar Internasional http://www.waag-azhar.or.id/, Kementerian Agama http://www.kemenag.go.id. Apalagi tersebarnya broadcast yang dari tulisan Irfan Helmi di websitenya menjelaskan tentang “Rangkuman sikap Pimpinan MUI terhadap ceramah Syaikh Akbar al-Azhar di Kantor MUI terkait Syiah & Sunni” sangat tidak mewakili MUI, karena MUI tidak keluarkan statemen seperti itu, itu hanyalah bualan, fitnahan dan pelecehan terhadap lembaga MUI, karena Irfan Helmi meskipun salah satu anggota komisi fatwa di MUI Pusat tidak punya kelayakan untuk keluarkan statemen yang tidak mewakili MUI, kalau memang itu statemen MUI seharusnya diberitakan dan disebarkan di situs MUI bukan di situs pribadinya, kenapa dia harus marah dan emosi ketika Grand Syeikh Azhar ajak umat Islam bersatu! Yang jelas kedatangan beliau untuk ajak umat Islam bersatu dan tidak tebarkan Isu Sektarian yang dapat membahayakan stabilitas Negara. Apakah ajakan persatuan itu bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadis? Apakah persatuan itu bertentangan dengan ajaran Muhammadi yang mengajak kepada kerukunan umat baik muslim maupun non-muslim?

Rangkuman yang ditulis Irfan Helmi akhirnya dijawab oleh sekretariat MUI yang tidak mau disebutkan namanya karena off the record mengatakan bahwa:

Pertama, Terhadap peredaran catatan berjudul “Rangkuman sikap Pimpinan MUI thd ceramah Syaikh Akbar al-Azhar, Syaikh Ahmad Muhammad ath-Thayyib al-Asy’ariy di kantor MUI pd Senin, 22 Feb 2016” yang ditulis Irfan Helmi, dinyatakan bukan dari MUI dan bukan resume hasil pertemuan syaikh al-Azhar dengan MUI.

Kedua, Prof. Dr. Syaikh Ahmad at-Thayyib merupakan grand syaikh al-Azhar yang sangat dihormati dan dimuliakan oleh MUI. Untuk hal tersebut agar tidak terjadi salah faham maka segala Informasi tentang kunjungan Syaikh Al Azhar ke MUI bisa berkomunikasi dan mendapat penjelasan dari KH Muhyiddin Junaidi, MA, Ketua MUI bidang Kerjasama Luar Negeri.

Sekretariat MUI.

Inilah klarifikasi yang dapat kami himpun dari sumber yang jelas, bisa cek langsung kebenaran berita ini kepada MUI. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Edy Munkanif

    February 25, 2016 at 1:10 pm

    mohon irfan helmi ditegur secara keras aja atau bahkan dikeluarkan dari keanggotaan MUI,seharusnya dia kan bersyukur kalau umat Islam bisa bersatu .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: