Artikel

Kitab Teroris Kebencian, Ibadahnya Adalah Pembunuhan

Takfiri

JAKARTA – Berulang kali saya membuka fahamku tentang teroris, tetapi selalu saja saya gagal faham. Ingin kesorga dengan bertumpu pada jasad manusia, terbang besama darah sesama. Demi sorga dan bidadari teroris mengabaikan seluruh rasa kemanusiaan hingga faham keagamaan yang sarat dengan cinta.

Baca: Ulama Irak: Teroris ISIS Ciptakan Negara Dajjal Bukan Pemerintahan Islam

Kitab Teroris adalah kebencian, ibadahnya adalah membunuh, Tuhannya adalah nafsu, amalannya adalah cacimaki, mengancam dan teror adalah zikirnya. Wahai para teroris!, andaikan ada satu kebaikan pada seseorang maka cukup bagimu untuk berbuat baik padanya. Ali bin Abi Thalib ra. ketika Ibnu Muljam diikat yang menyebabkan kulitnya terkelupas, segera memerintahkan agar jangan sampai kulitnya terkelupas, memerintahkan memberi minum, agar pembunuhnya tidak kehausan.

Baca: Anggota ISIS Tak Paham Ajaran Islam

Kalau engkau mengaku umat Muhammad SAW? Apakah engkau tidak tahu pesan baginda Nabi SAW ketika berpesan kepada para sahabatnya apa bila ada perang jangan engkau rusak rumah ibadah, jangan bunuh anak-anak dan orang tua. Saat ini tidak ada perang, tidak ada yang memerangi umat islam secara terang-terangan, maka saudara yang tidak seagama dengan engkau wajib lindungi darahnya dan wajib diberi perlindungan keamanan.

Soal anggapanmu terhadap negara ini sebagai negeri thogut maka pertanyaan besarnya adalah pernahkah engkau dihalangi untuk beribadah, atau berdakwah yang baik, engkau dengan leluasa menjalankan keyakinanmu, engkau mencari nafkah dengan aman, negara tidak pernah mengintimidasimu.

Baca: ISIS Bukan Organisasi Jihad Islam, Tapi Operasi CIA dan Mossad

Wahai para teroris bacalah sekali lagi piagam Madinah kalau itu yang ingin engkau terapkan. Apakah disana engkau menemukan tentang dibolehkannya membunuh sesama tanpa alasan pembunuhan, bahkan didalam kitab Tuhan disebutkan memafkan jauh lebih baik jika engkau mau.

Kepada para pendukung teroris yang sampai hari ini tidak mau mensyahkan UU Anti-terorisme, andaikan engkau merasakan betapa kejamnya teroris saya yakin engkau akan segera mensyahkan UU tersebut. Soal hak asasi manusia yang engkau khawatirkan. Apakah engkau tidak berfikir bahwa teroris tidak memiliki prikemanusiaan, lihat anak-anak mereka dijadikan tumbal. Bukankah ini pelanggaran hak asasi manusia yang paling tragis, bahkan binatang sekalipun tidak melakukan hal itu. Dimana pikiranmu?.

Baca: Inilah Fakta Dibalik Kenapa Molornya UU Terorisme

Wahai para pendukung teroris, ingatkah engkau akan kata-kata baginda Nabi SAW bahwa andaikan Fatimah ra. mencuri niscaya akan aku potong tangannya. Kejahatan itu harus dihukumi sebab kalau tidak ia akan menjadi bencana. Andaikan engkau sengaja mengulur waktu maka sesungguhnya engkau temasuk yang dzalim sebab engkau menghalangi negara untuk menegakkan kedamaian. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Tajuddin Noer

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: