Fokus

Kesaksian Panitia PON Jabar: Aher Memang Rakus

Jum’at, 07 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, BANDUNG – Seorang panitia PON XIX Jawa Barat, tadi pagi di Bandung mengaku berita Korupsi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan benar adanya. “Saya pikir temuan FITRA Rp 6,6 miliar terlalu kecil bisa lebih besar dari itu,”katanya, seperti dilansir oleh indonesiapolicy.com dengan judul berita “Kesaksian Panitia PON: Aher Memang Rakus”, (06/10). (Baca: Sindiran Pedas Denny Siregar Kepada Aher Kader PKS)

r,  Aher dan PON Jabar

Sebagai Panitia yang bertindak sebagai LO (Liason Officier) atau penghubung antar peserta dengan panitia, dipotong berbagai tempat. “Sepatu, pakaian, bahkan penginapan semua disunat oleh AHer, jadi panitia PON XIX JaBar kali ini sengsara banget,”ujarnya.

Bahkan, banyak anak muda yang menjadi panitia mengedarkan kardus meminta sumbangan kepada para peserta atau delegasi. “Buat makan aja, kami gak dapat,”ujar Deni, salah seorang yang mengaku panitia. Para atlit dan pelatih merasa risih dan terganggu cara-cara panitia mengedarkan kardus minta sumbangan. “Gak profesional banget nih panitia. Kami merasa terganggu dengan cara nodong seperti ini,”ujar seorang atlit. (Baca: Kritikan Pedas Yusuf Muhammad: Rakyat Sengsara, Aher Bangun Masjid 1 Trilyun)

Jadi bukan saja tender yang tidak transparan, tapi Aher mengutil sana-sini. “Sedikit-sedikit tapi jadi banyak,”katanya. Selain kebocoran disisi tender, Gubernur Aher juga menggunakan dana desa untuk penyelenggaraan PON. Penggunaan dana desa yang bukan tempatnya, juga akan memberi jalan masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri korupsi di acara PON XIX Jabar ini. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: